Hilang 5 Hari Usai Pamit Kerja, Petani Ditemukan Tewas di Perkebunan Lebakharjo

Reporter

Ashaq Lupito

Editor

A Yahya

13 - Aug - 2025, 08:24

Personel gabungan yang turut melibatkan PMI Kabupaten Malang saat serangkaian proses evakuasi penemuan mayat diduga bunuh diri di sebuah perkebunan yang ada di Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang pada Rabu (13/8/2025). (Foto: PMI Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Jasad diduga seorang pria ditemukan tergantung di pohon yang berlokasi pada sebuah perkebunan di Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Rabu (13/8/2025). Sebelum ditemukan tewas, korban disebut sempat berpamitan kepada keluarganya untuk bekerja pada Jumat (8/8/2025).

Peristiwa penemuan mayat tersebut kemudian viral dan hingga berita ini ditulis masih dalam penanganan pihak kepolisian. Sementara itu, berdasarkan rekaman video amatir yang dihimpun JatimTIMES, nampak jasad diduga seorang pria yang menggantung di pohon tersebut telah dalam proses pembusukan.

Baca Juga : Demo Pati Ricuh: 34 Orang Luka, Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Di sisi lain, sejumlah personel gabungan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, Muspika Ampelgading yang turut melibatkan personel Polsek dan Koramil Ampelgading, hingga Perangkat Desa Lebakharjo dan warga sekitar terlihat sedang mengevakuasi penemuan mayat tersebut.

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Ampelgading AKP Handry Prasetyo membenarkan peristiwa penemuan mayat yang kini viral tersebut. "Iya, betul, (ditemukan) tadi siang," ujarnya kepada JatimTIMES, Rabu (13/8/2025) malam.

Hingga kini, disampaikan Handry, pihaknya masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kematian korban. Sehingga hingga kini belum terkonfirmasi secara pasti terkait identitas dan penyebab maupun kronologi dari penemuan mayat tersebut.

"Masih proses (penyelidikan), jenazah telah di bawa ke RSSA (Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar, Kota Malang)," ujarnya.

Lebih lanjut, Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang M Yunus menuturkan, proses evakuasi jenazah berlangsung hingga Rabu (13/8/2025) menjelang petang. "Informasinya, pada hari Jumat (8/8/2025) korban pamit ke keluarganya untuk pergi ke tempatnya bekerja di Pujiharjo. Tapi sejak hari itu, korban tidak pulang dan akhirnya di temukan hari ini (Rabu, 13/8/2025) dalam kondisi telah meninggal dunia," ujarnya.

Berdasarkan keterangan yang ia peroleh, disampaikan Yunus, identitas korban diduga berinisial LS (34) asal Desa Srimulyo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Dugaan sementara, korban yang kesehariannya bekerja sebagai petani kebun tersebut tewas karena bunuh diri.

Baca Juga : Legislator Jatim Dapil Surabaya Apresiasi Aksi Bonek Tebar Bunga ke Pengendara Pelat N

"Terkait penyebab kematian korban masih dalam penanganan pihak kepolisian," pungkasnya.

-----------------------------------------------------

Pemberitaan dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi para pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, disarankan segera mengkonsultasikan persoalan anda kepada pihak-pihak yang dapat membantu. Seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Jika anda atau seseorang yang anda kenal sedang mengalami masa sulit dan memiliki kecenderungan untuk bunuh diri, silahkan hubungi dokter kesehatan jiwa di puskesmas atau rumah sakit terdekat.