Pohon Tumbang Timpa Mobil hingga Sebabkan Kemacetan di Kepanjen
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Yunan Helmy
12 - Aug - 2025, 05:59
JATIMTIMES - Cuaca ekstrem menyebabkan dahan pohon sonokembang di depan SDN 7 Kepanjen, tepatnya di Jalan Sumedang, Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, tumbang. Patahnya dahan pohon tersebut dilaporkan sempat mengakibatkan kemacetan lantaran menimpa badan jalan hingga satu unit mobil, Selasa (12/8/2025).
"Angin yang cukup kencang di wilayah Kecamatan Kepanjen mengakibatkan batang pohon jenis Sonokembang dengan diameter kurang lebih 40 sentimeter patah," ujar Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan.
Baca Juga : Harga Apel Kota Batu Melambung, Panen Diserang Hama Lalat Buah
Sadono menerangkan, pohon tumbang tersebut turut mengakibatkan sejumlah dampak yang signifikan. Di antaranya menyebabkan kemacetan hingga kerusakan pada mobil yang turut tertimpa dahan pohon.
"Satu unit mobil yang sedang parkir mengalami kerusakan di bagian atap karena tertimpa ranting pohon. Arus lalu lintas dari arah (Kecamatan) Kepanjen menuju Pagak juga sempat mengalami macet total," ujar Sadono.
Data BPBD Kabupaten Malang menyebut, mobil yang mengalami kerusakan akibat tertimpa ranting pohon tersebut ialah Daihatsu Feroza dengan nomor polisi (nopol) L 1587 MI. "Nihil korban jiwa maupun luka-luka (pada peristiwa pohon tumbang tersebut)," imbuh Sadono.
Sementara itu, sejumlah personel gabungan turut dilibatkan dalam upaya penanganan pohon tumbang tersebut. Yakni mulai dari unsur BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang, Satlantas Polres Malang, Muspika Kepanjen, sejumlah relawan hingga warga sekitar.
Baca Juga : Angka Harapan Hidup di Surabaya Tinggi, 640 Lansia Ikuti Senam di Balai Kota
Sementara itu, dari pantauan JatimTIMES di lokasi, saat berita ini ditulis arus lalu lintas yang sempat macet kini telah kembali bisa dilalui kendaraan dengan lancar. "Saat ini penanganan serta pembersihan sudah selesai, arus lalu lintas kembali normal," pungkas Sadono.
