Truk Boks Ekspedisi Terguling di Pujon Malang, Ratusan Paket Kiriman Terhambat
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
20 - Jul - 2025, 05:25
JATIMTIMES - Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan penghubung Pujon Kabupaten Malang-Bumiaji Kota Batu, Minggu (20/7/2025). Sebuah truk boks salah satu ekspedisi mengalami kecelakaan tunggal terguling.
Kejadian tersebut dibenarkan Kapolsek Pujon IPTU Sugihartono. Ia menyebut, jika truk tersebut oleng dan hilang kendali. Sehingga truk pembawa barang-barang kirimman itu roboh ke jalan raya.
Baca Juga : Jaringan Kekuasaan Kerajaan Surabaya Abad ke-17: Dari Gresik, Pasuruan, hingga Borneo
"Kecelakaan terjadi hari Minggu, 20 juli 2025 di wilayah hukum Polsek Pujon. Laporan sekitar pukul 06.30 WIB dilakukan penanganan," kata Sugihartono saat dikonfirmasi, Minggu siang.
Peristiwa itu dilaporkan personel dari anggota jaga Polsek Pujon. Anggota Polsek saat kejadian aegera mendatangi TKP laka lantas di Dusun Ngepreh Desa Bendosari Kecamatan Pujon.
Sugihartono menjelaskan, semula pengendara truk boks ekspedisi J&T warna merah dengan nopol L 8817 AK melaju dari arah timur menuju barat. Yakni ke arah Kecamatan Ngantang. Truk tersebut mulai mengalami gangguan jalan raya saat melintas di Jalan Raya Abdul Manan Wijaya Dusun Ngepreh, Desa Bendosari, Pujon.
"Truk berusaha menghindari kendaraan mobil didepannya yang tiba-tiba berhenti mendadak disebabkan dari arah berlawanan ada mobil yang oleng ke kanan, Karena supir truk tidak bisa mengentikan kendaraan karena jarak yang terlalu dekat sehingga truk dibanting kekiri," terangnya.
Truk yang mengalami oleng saat banting stir sempat melaju naik ke tebing sekitar 2-3 meter. Truk akhirnya terbalik di jalan.
Belum diketahui apakah terjadi kerusakan pada barang-barang kiriman ekspresi terkait dengan truk tersebut. Namun akibat kecelakaan tersebut, kiriman ratusan paket barang dimungkinkan mengalami keterlambatan.
Baca Juga : Pinjam Motor Tak Dikembalikan, Pemilik Memaafkan setelah Lapor Polisi
Proses evakuasi memakan waktu juga mengganggu arus lalu lintas di sekitar TKP. Namun personel polisi melakukan sejumlah pengaruran jalur untuk memastikan kondisi jalan tetap bisa dilalui hingga proses evakuasi selesai.
Dari kejadian itu, diketahui tidak ada korban jiwa. Meski korban dalam hal ini truk dan ekspedisi harus mendera kerugian materil akibat kerusakan kendaraan sekitar Rp5 juta.
"Untuk pengendara truk selamat dan tidak ada luka-luka," ringkasnya.
