Sahur Cuma Pakai Air Putih, Memangnya Boleh? Ini Kata Para Ahli

Reporter

Mutmainah J

Editor

A Yahya

22 - Mar - 2025, 07:42

Ilustrasi minum air putih. (Foto: Freepik)

JATIMTIMES - Sahur merupakan aktivitas yang berperan penting dalam ibadah puasa Ramadan. Sebab, makanan sahur yang dimakan bisa menjadi bekal tenaga seharian selama tubuh berpuasa. 

Akan tetapi, banyak orang yang masih memiliki kebiasaan sahur hanya dengan minum air putih. Hal ini dilakukan karena beberapa orang malas untuk bangun dan menyantap makanan berat.

Baca Juga : Cara Dapatkan Paket Data Lebaran Diskon 50% dari Telkomsel, Indosat, XL, dan Smartfren

Lantas, bolehkah sahu hanya dengan air putih saja? Berikut penjelasan para dokter. 

Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Aru Ariadno, SpPD-KGEH, mengingatkan agar tidak sahur hanya dengan air putih saja. Menurutnya, bila seseorang terakhir makan pada pukul 9 malam, lalu hanya minum air putih saat sahur, tubuh akan berada dalam kondisi perut kosong selama lebih dari 12 jam hingga berbuka puasa. 

Menurut dr. Aru hal ini berpotensi memicu gangguan pencernaan dan menyebabkan tubuh lebih cepat lemas.

"Jadi harus diusahakan sahur, apalagi kalau dia nggak makan. Bayangin, taruhlah terakhir makan jam 9 malam. Kemudian nggak makan, pas sahur cuma minum air putih, terus dia berpuasa sampai malam magrib," ujar dr. Aru dikutip dari DetikHealth, Sabtu (22/3/2025). 

Senada dengan dr. Aru, dokter sekaligus ahli keamanan pangan yang berbasis di Dubai, Shugufta M. Zubair, menegaskan pentingnya sahur sebagai cadangan energi bagi tubuh selama berpuasa. 

Ia menjelaskan anggapan keliru bahwa memperbanyak minum air putih tanpa makan saat sahur bisa membantu menurunkan berat badan, menjaga hidrasi, atau mempertahankan energi sepanjang hari.

"Tentu saja air putih tidak berbahaya. Air putih baik untuk menambah cairan tubuh. Tapi, orang tidak boleh lupa pentingnya santap sahur," kata Zubair, seperti dilaporkan Gulf News.

Zubair menambahkan bahwa minum air putih berlebihan tanpa makan tidak akan membuat tubuh lebih terhidrasi secara jangka panjang. Sebaliknya, hal ini justru memicu frekuensi buang air kecil yang lebih sering.

Sementara itu, ahli gizi Mifta Novikasari juga menyarankan agar sahur tidak hanya mengandalkan air putih. Menurutnya, sahur bertujuan memberikan nutrisi bagi tubuh agar mampu menjalani puasa secara optimal. 

"Waduh jangan (air putih saja) karena kasihan tubuhnya, makan itu kan memberikan nutrisi untuk tubuh," ujar Mifta dikutip dari Republika.

Mifta menjelaskan bahwa melewatkan asupan karbohidrat, protein, dan mineral saat sahur bisa membuat tubuh rentan terhadap infeksi, lemas, hingga meningkatkan risiko dehidrasi. Dampaknya pun beragam, mulai dari pusing, sakit, hingga pingsan.

Baca Juga : Haus Berlebihan, Bolehkah Buka Puasa dengan Banyak Minum?

Dengan penjelasan diatas, para ahli pun sepakat bahwa penting untuk mengonsumsi makanan seimbang saat sahur, yang terdiri dari karbohidrat kompleks, protein, serat, serta cairan yang cukup. 

Karbohidrat kompleks membantu memberikan rasa kenyang lebih lama, sedangkan protein dan serat menjaga energi tubuh.

Beberapa tips sahur yang dianjurkan meliputi:

• Minum segelas air putih saat bangun tidur.

• Konsumsi makanan bergizi seimbang, seperti nasi merah, telur, sayuran, dan buah.

• Minum segelas air putih lagi setelah makan sahur.

• Tambahkan susu sebagai pelengkap untuk menjaga hidrasi.

Dengan memperhatikan asupan nutrisi saat sahur, tubuh akan lebih bugar dan kuat menjalani puasa sepanjang hari.