76 Siswa SMP di Jombang Diduga Keracunan MBG

Reporter

Adi Rosul

03 - Sep - 2026, 05:04

Siswa SMPN 1 Kabuh sedang dirawat di Puskesmas Kabuh, karena diduga keracunan MBG. (Foto : Adi Rosul / JombangTimes)

JATIMTIMES - Sebanyak 76 siswa SMPN 1 Kabuh di Jombang diduga keracunan makanan bergizi gratis (MBG). Para siswa mengaku mual setelah menyantap lauk udang saus padang.

Teofilus Darihan Prasasti, salah satu siswa SMPN 1 Kabuh yang menjadi keracunan MBG. Pelajar kelas 9 ini kini menjalani rawat jalan di Puskemas Kabuh sejak pagi tadi.

Baca Juga : Surabaya Ajak Warga Perkaya Pilihan Protein dalam Menu Keluarga

Teofilus mengatakan, dirinya menyantap MBG yang dikirim ke sekolahnya pada Rabu (02/09/2026) siang. Malam harinya, ia mulai merasa mual dan pusing. Sehingga pagi tadi ia harus dibawa ke Puskesmas Kabuh.

"Mual sejak kemarin malam, karena makan MBG kemarin siang di sekolah," ujarnya saat diwawancarai di Puskesmas Kabuh, Kamis (03/09/2026).

Teofalus mengungkapkan menu MBG yang ia terima waktu itu berupa nasi putih, udang saus padang, tahu susu, tumis wortel sawi putih brokoli, dan buah pepaya. Namun, ia mengaku lauk udang saus padang beraroma menyengat dan terasa asam.

"Sebenarnya rasanya biasa ajah, ciman baunya udang tidak enak rasanya amis. Saya makan punya teman saya juga, lebih dari 5," terangnya.

Hal yang sama dirasakan Elena Lukitaningsari. Siswa kelas 8 SMPN 1 Kabuh ini merasa pusing dan mual sejak kemarin sore. Gejala keracunan itu ia rasakan setelah menyantap udang dari menu MBG yang dimakannya saat di sekolah.

"Rasanya saat ini pusing dan mual, sejak kemarin sore. Kemarin itu habis makan udang dari MBG, rasanya asam gitu ada kotorannya. Saya cuman makan satu, terus mual," ucapnya.

Kepala SMPN 1 Kabuh Suprihadiono mengatakan, gejala pusing, mual, dan diare mulao dirasakan para siswanya sejak kemarin sore. Hingga pagi tadi, masih banyak siswa yang bolak balik ke kamar mandi karena merasa mual.

"Semakin lama semakin banyak yang mengeluh sakit, akhirnya dibawa ke UKS. Setelah kita koordinasikan dengan pihak SPPG, lalu siswa yang mengeluh sakit kita larikan ke puskesmas," terangnya.

Baca Juga : Liput Keracunan MBG di Bener Meriah Aceh, Jurnalis TribunGayo Diduga Diintimidasi Oknum TNI

Suprihadiono membeberkan, ada 76 siswa dan 4 guru yang diduga mengalami keracunan MBG. Di antara itu, 7 siswa masih menjalani rawat jalan di Puskesmas Kabuh.

"Anak yang dibawa ke puskesmas 61 anak, di Klinik Pratama Ploso 7 siswa, dan 8 siswa di Klinik Asyifa. Dan 4 guru juga mengaku mengalami gelaja itu," bebernya.

Dikatakan Suprihadiono, pihaknya menerima 683 porsi menu MBG setiap harinya. Terdiri dari 639 porsi untuk siswa, dan 47 porsi untuk guru dan karyawan.

"Menu MBG yang hari ini tidak kami terima dulu, karena murid-murid masih trauma," kata Suprihadiono.

Sementara, Dokter Puskesmas Kabuh Aditya Bimantara menerangkan bahwa mayoritas siswa mengeluhkan perutnya melilit dan beberapa siswa merasa diare. Saat ini, masih ada 7 siswa yang kita lakukan rawat jalan di Puskesam Kabuh.

"Saat ini ketujuh pasien rawat jalan kita infus, kita berikan anti nyeri, anti mual, anti muntah, serta antibiotik untuk diarenya," pungkasnya.(*)