Kalender Jawa Weton Rabu Pahing 2 September 2026: Awas Boros! 

02 - Sep - 2026, 06:46

Ilustrasi boros belanja. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Rabu (2 September 2026) bertepatan dengan pasaran Pahing dalam penanggalan Jawa. Berdasarkan kalender Jawa, hari ini jatuh pada 20 Mulud 1960 tahun Be dan berada dalam Wuku Wuye. Weton hari ini adalah Rabu Pahing dengan jumlah neptu 16 (Rabu = 7, Pahing = 9).

Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton dipercaya dapat menggambarkan watak, rezeki, jodoh hingga perjalanan hidup seseorang. Perhitungan primbon Jawa juga masih digunakan sebagian masyarakat untuk menentukan waktu yang dianggap baik maupun kurang baik dalam menjalankan berbagai kegiatan.

Baca Juga : Inflasi Kota Malang Agustus 2026 Capai 3,31 Persen, Harga Emas hingga Ayam Jadi Pemicu

Orang yang lahir pada weton Rabu Pahing dikenal memiliki banyak keinginan dan kaya ilmu. Pemilik weton ini cenderung berhati-hati dalam bertindak serta tidak suka mencampuri urusan orang lain.

Meski memiliki banyak kelebihan, terdapat pula sisi yang perlu dikendalikan. Weton Rabu Pahing terkadang memiliki sifat serakah sehingga perlu menjaga diri agar keinginan yang besar tidak berlebihan.

Menurut primbon Jawa, Pangarasan weton Rabu Pahing adalah Lakuning Banyu. Watak ini diibaratkan seperti air yang tenang dan selalu mengalir menuju tempat yang lebih rendah.

Lakuning Banyu juga menggambarkan kemampuan membaca keadaan. Pemilik weton Rabu Pahing mengetahui tempat yang tepat untuk mendapatkan rezeki dan cenderung memiliki perencanaan matang sebelum mengambil keputusan.

Sementara itu, Pancasuda Rabu Pahing adalah Wasesa Segara. Watak ini diibaratkan seperti luasnya lautan yang mampu menerima berbagai hal.

Dalam primbon dikenal istilah amot ujar ala becik, yang bermakna jika dicaci tidak membenci dan jika dipuji tidak menjadi sombong. Karakter pemurah, pemaaf, berwibawa, berwawasan luas dan bertanggung jawab juga menjadi sisi positif dari weton ini.

Hari ini berada dalam Wuku Wuye yang dilambangkan dengan Bathara Kuwera. Dalam gambaran primbon, Wuku Wuye memiliki karakter mudah tersinggung, mudah ngambek dan gampang tergiur.

Kedua kaki yang tercelup di air menjadi salah satu simbol Wuku Wuye. Maknanya menggambarkan kemampuan untuk menyiram atau meneduhkan hati orang lain. Pemilik wuku ini juga dikenal berhati-hati, meskipun terkadang mudah putus asa.

Simbol gedhong yang menghadap ke atas menggambarkan sifat terlalu boros dan mudah merelakan apa yang dimiliki. Di sisi lain, ada kecenderungan mudah menyukai sesuatu.

Pohon yang menjadi simbol Wuku Wuye adalah pohon tal. Simbol ini menggambarkan umur panjang, kekuatan fisik serta pribadi yang kokoh.

Baca Juga : Kekeringan Melanda Lima Kecamatan di Kabupaten Malang, Distribusi Air Bersih Terus Mengalir

Sementara burung gogik menjadi simbol lain dalam Wuku Wuye. Maknanya berkaitan dengan sifat cemburu yang besar, karakter yang terkadang sulit ditebak dan kecenderungan tidak menyukai keramaian.

Ada pula simbol keris yang dirakit di dagan. Simbol tersebut menggambarkan ketajaman intuisi. Wuku Wuye juga diibaratkan seperti senapan yang berbunyi dengan asap mengepul, sehingga wataknya terkadang sulit dimengerti.

Dalam perdebatan, pemilik Wuku Wuye sering berada dalam posisi yang kalah. Adapun celakanya adalah terkena taring dan diteluh.

Kala dalam Wuku Wuye berada di arah Barat. Karena itu, selama tujuh hari pada wuku tersebut terdapat pantangan untuk bepergian ke arah Barat apabila berkaitan dengan urusan yang sangat penting.

Menurut perhitungan primbon Jawa, Rabu Pahing pada Wuku Wuye merupakan hari yang baik untuk membuat seser dan jala. Pembuatan alat tersebut dipercaya dapat mendatangkan hasil tangkapan ikan yang banyak. Selain itu, hari Rabu Pahing pada wuku ini juga dianggap baik untuk membuat penangkal hama.

Karakter Rabu Pahing cocok dengan sejumlah bidang pekerjaan, seperti guru, dosen atau instruktur dapat menjadi pilihan. Selain itu, weton ini cocok dengan profesi di bidang konseling dan sumber daya manusia (SDM), termasuk psikolog atau HRD. 

Wirausaha atau bisnis mandiri juga menjadi pilihan. Selain itu, pekerjaan yang dekat dengan alam seperti pertanian dan peternakan juga dinilai sesuai dengan karakter weton ini.

Dalam urusan asmara, pemilik weton Rabu Pahing perlu memperhatikan perhitungan neptu pasangan. Berdasarkan hitungan primbon Jawa, kecocokan jodoh ideal bagi weton dengan neptu 16 adalah pasangan yang memiliki neptu 8 atau 13. Seperti weton Senin Wage, Selasa Legi, Minggu Kliwon, Senin Pahing, Kamis Legi, Jumat Pon dan Sabtu Wage.