Icha Chellow Ubah Lirik Lagu Gapapa Jadi Vulgar, Anisa Bahar Siapkan Jalur Hukum

12 - Jul - 2026, 06:29

Video DJ Icha Chellow yang ubah lirik lagu Gapapa jadi vulgar. (Foto: TikTok)

JATIMTIMES - Nama DJ Icha Chellow tengah menjadi sorotan publik setelah video dirinya bersama Mala Agatha menyanyikan lagu Gapapa dengan lirik yang telah diubah menjadi bernuansa vulgar viral di media sosial. Polemik itu kini berbuntut panjang setelah pedangdut Anisa Bahar menyatakan tengah menyiapkan langkah hukum.

Video yang beredar memperlihatkan Icha Chellow dan Mala Agatha membawakan lagu Gapapa dengan lirik berbeda dari versi aslinya. Sejumlah penggalan lirik yang dinyanyikan menuai kritik lantaran dinilai mengandung unsur vulgar.

Salah satu bagian yang menjadi sorotan berbunyi:

Baca Juga : Garuda Indonesia Ubah Sistem Bagasi Mulai 1 September, Berikut Aturan Terbarunya 

"Aku ditidurin ya gapapa, aku dihamilin ya gapapa, aku dikelonin, aku dizinain, aku diew*** ya gapapa."

Lirik tersebut sontak menuai reaksi keras dari Anisa Bahar sebagai penyanyi lagu Gapapa. Menurutnya, perubahan lirik itu bukan hanya menghilangkan makna lagu, tetapi juga berpotensi melanggar hak cipta.

Anisa mengatakan tindakan serupa bukan kali pertama dilakukan oleh Icha Chellow dan Mala Agatha. Ia menilai keduanya berulang kali membuat kontroversi, kemudian meminta maaf tanpa ada efek jera.

"Udah sering bikin ulah dan nggak pernah dapet efek jera hingga ulangi terus menerus, kerjaannya minta maaf terus dan berkelit bilang kalau lirik ubah bukan tanggung jawab mereka," tulis Anisa Bahar dalam unggahan Instagram pribadinya.

Anisa juga mengatakan bahwa mengubah lirik lagu tanpa persetujuan pencipta maupun pemegang hak cipta merupakan tindakan yang bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

"Tindakan mengubah lirik lagu untuk kepentingan komersial tanpa izin dapat dijerat Pasal 9 ayat (1) huruf d dan huruf h, serta Pasal 9 ayat (2), yang mengatur larangan penggunaan ciptaan dalam bentuk adaptasi untuk tujuan komersial tanpa persetujuan pencipta atau pemegang hak cipta," ujar Anisa.

Menjawab banyaknya dorongan dari warganet agar persoalan tersebut dibawa ke ranah hukum, Anisa memastikan dirinya tidak tinggal diam. Namun, ia mengatakan masih harus berkoordinasi dengan sejumlah pihak sebelum mengambil langkah hukum.

"Banyak yang nanya, ayo dong Mami tindak lanjutin. Iya, pasti. Bukannya Mami diem aja ya. Mami juga butuh diskusi, butuh pengacara, harus bicara dengan orang-orang yang terkait dengan masalah ini. Jadi ada banyak hal yang perlu Mami urus terlebih dahulu," katanya.

Baca Juga : Selain Febrie Adriansyah, Ini Deretan Jaksa yang Pernah Terseret Kasus Korupsi

Di tengah viralnya kasus ini, Icha Chellow dan Mala Agatha juga memberikan klarifikasi. Keduanya mengaku hanya berstatus sebagai talent yang diminta membawakan lagu tersebut sehingga merasa tidak bertanggung jawab atas perubahan lirik.

"Kita mau mendengarkan berita viral belakangan ini terkait lagu yang diubah liriknya. Sebenarnya kami ini hanya talent yang diberi pemutusan pekerjaan. Sehingga di kemudian hari kalau ada masalah, itu bukan tanggung jawab kami. Kami tidak tahu-menahu tentang hal tersebut," kata keduanya dalam video yang diunggah Anisa Bahar di Instagram.

Persoalan tersebut kini juga telah masuk ke ranah hukum. Dalam unggahan terbarunya, Anisa Bahar menyampaikan bahwa Icha Chellow dan Mala Agatha telah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya oleh Aliansi Madura Indonesia (AMI).

Ketua Umum DPP AMI, Baihaki Akbar, menilai lirik yang dibawakan keduanya mengandung muatan vulgar dan dikhawatirkan memberikan pengaruh buruk terhadap anak-anak maupun remaja.

"Lagu yang dibawakan DJ Icha Chellow dan Mala Agatha memuat lirik yang memberikan kesan seolah-olah hubungan seksual di luar pernikahan, kehamilan di luar nikah, perzinaan, hingga ungkapan yang merendahkan martabat perempuan merupakan sesuatu yang lumrah. Pesan seperti ini sangat berbahaya jika dikonsumsi oleh anak-anak dan remaja," ujar Baihaki.

Menurut Baihaki, kebebasan berekspresi di dunia musik tetap harus memperhatikan norma agama, kesusilaan, budaya, dan etika yang berlaku di Indonesia.

Sebagai informasi, lagu Gapapa versi Anisa Bahar dirilis melalui kanal YouTube @inimusikab pada 1 Mei 2026. Lagu tersebut mengangkat pesan tentang ketegaran menghadapi cibiran dan omongan orang lain, serta mendapat sambutan positif dari para pendengar. Sebelum dibawakan Anisa, lagu yang sama juga pernah dinyanyikan oleh Seruni Bahar pada 2017 dan Juwita Bahar pada 2018.