Gudang Distributor Ritel Indomaret di Kota Batu Dikuras Maling, Kerugian Barang Capai Belasan Juta

06 - Jul - 2026, 05:55

Gudang distributor ritel di Ngaglik Kota Batu dibobol maling dengan kerugian barang yang dicuri untuk pasokan senilai belasan juta rupiah.(Foto: Prasetyo Lanang JatimTIMES)

JATIMTIMES – Aksi kriminalitas yang menyasar sektor usaha terjadi di wilayah hukum Kota Batu. Kali ini, gudang distributor pangan milik PT Indomarco Adi Prima yang berlokasi di Jalan Untung Suropati No. 40, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, menjadi sasaran pembobolan oleh komplotan maling pada Senin dinihari (6/7/2026).

Peristiwa pembobolan ini pertama kali disadari oleh karyawan setempat saat hendak memulai aktivitas kerja sekitar pukul 08.00 WIB. Mereka terkejut mendapati gembok utama luar gudang logistik sudah raib dan pintu gerbang dalam kondisi rusak.

Baca Juga : Kelola 368 Ribu Gaji ASN, Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan BKD Provinsi dan Daerah

Admin Gudang, Nur Amiruddin, mengungkapkan bahwa berdasarkan dari rekaman kamera pengawas atau CCTV milik pemukiman warga di sekitar lokasi, para pelaku diperkirakan melancarkan aksinya sejak dini hari. Komplotan tersebut beraksi cukup lama di area gudang.

"Waktu karyawan datang gemboknya sudah hilang. Setelah dilihat lewat rekaman CCTV rumah warga, para pelaku terdeteksi mulai beraksi subuh dari jam 03.00 sampai jam 05.10 WIB," ujar Amiruddin.

Melalui rekaman video tersebut, terlihat satu unit mobil Daihatsu Gran Max model blind van hitam mondar-mandir dan parkir di depan area gudang. Dari kendaraan tersebut, terdeteksi ada sekitar dua hingga tiga orang pria yang berbagi tugas menguras isi gudang logistik pemasok ritel Indomaret itu.

Sayangnya, area dalam gudang penyimpanan barang tersebut belum dilengkapi fasilitas CCTV mandiri, sehingga aktivitas detail para pelaku saat menggasak isi ruangan tidak terekam secara utuh. Komplotan tersebut berhasil membawa kabur fasilitas kantor berupa laptop serta beberapa dus komoditas makanan instan merek Indomie yang siap edar.

Pihak manajemen menaksir kerugian materiil akibat kehilangan barang-barang tersebut mencapai belasan juta rupiah. "Tadi hitungan dari kantor kerugiannya sekitar Rp 16,5 juta dari macam-macam barang yang hilang," tambahnya.

Menariknya, komplotan pembobol ini diyakini merupakan pelaku spesialis yang sangat lihai. Hal itu terlihat dari kondisi fisik pintu yang tidak menunjukkan kerusakan kasar. Pengaman gembok manual berukuran besar dipatahkan secara rapi tanpa meninggalkan bekas gergaji atau paksaan perkakas konvensional. Pelaku dinilai sudah sangat paham alat apa yang harus dibawa dan barang apa saja yang memiliki nilai jual tinggi.

Baca Juga : Tim Gabungan Satresnarkoba dan Polsek Panji Gerebek Kos di Mimbaan, Sabu Siap Edar 4,41 Gram Disita

Aksi pencurian ternyata tidak hanya menimpa gudang distributor makanan ini saja. Pada malam yang sama, sebuah penginapan bernama Wesos yang terletak tepat di sebelah gudang juga kebobolan. Satu unit mobil milik tamu penginapan dilaporkan hilang digondol maling sekitar pukul 23.00 atau 24.00 WIB, tepat beberapa jam sebelum gudang Indomarco dieksekusi.

"Kebetulan, saat kejadian tersebut, kamera CCTV milik penginapan juga sedang dalam kondisi mati," ucap Amiruddin.

Petugas kepolisian telah mengamankan beberapa bukti petunjuk lainnya guna melacak identitas dan memburu komplotan maling bermobil tersebut.

"Sudah ada dari Tim Inafis Polres ke lokasi kejadian paginya, olah TKP (Tempat Kejadian Perkara)," imbuhnya.