Tracer Study UIN Malang Dibuka, Data Karier Alumni Jadi Penopang Evaluasi Kampus dan IKU

Editor

A Yahya

23 - Jun - 2026, 07:58

Pengumuman untuk para lulusan tahun akademik 2025-2026 untuk berpartisipasi dalam Tracer Study UIN Maliki Malang (ist)

JATIMTIMES – Kiprah alumni setelah meninggalkan bangku kuliah menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur keberhasilan sebuah perguruan tinggi. Karena itu, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang melalui Career Development Center (CDC) kembali membuka program Tracer Study 2025–2026 yang ditujukan bagi para lulusan yang mengikuti yudisium tahun akademik 2025–2026.

Program yang berlangsung mulai 22 Juni hingga 22 Juli 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya kampus memetakan kondisi alumni di dunia kerja sekaligus memperoleh masukan untuk penyempurnaan sistem pendidikan. Informasi yang dihimpun mencakup perjalanan karier lulusan, masa tunggu memperoleh pekerjaan, relevansi kompetensi yang diperoleh selama kuliah, hingga kebutuhan keterampilan yang berkembang di dunia profesional.

Baca Juga : Motor Listrik BGN Mau Dihibahkan, Puguh DPRD Jatim Ingatkan Kesejahteraan Guru Honorer

Ketua CDC UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Ahmad Ghozi, M.A., mengatakan tracer study merupakan salah satu program prioritas yang dijalankan CDC karena memiliki keterkaitan dengan banyak aspek pengembangan institusi.

"Tracer study menjadi salah satu program prioritas CDC. Data yang diperoleh tidak hanya penting untuk evaluasi kurikulum dan layanan pendidikan, tetapi juga berkaitan dengan berbagai indikator kinerja perguruan tinggi, termasuk Indikator Kinerja Utama atau IKU yang menjadi perhatian pimpinan universitas," ujarnya, Selasa, (23/6/2026).

Menurut Ghozi, hasil tracer study akan menjadi dasar bagi kampus dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran. Melalui data tersebut, UIN Malang dapat mengukur sejauh mana lulusan mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.

Ia menjelaskan, tracer study juga menjadi sarana penting untuk memperkuat keterhubungan antara alumni dan almamater. Kampus tidak hanya membutuhkan data statistik mengenai lulusan, tetapi juga memerlukan gambaran nyata mengenai tantangan, peluang, serta kebutuhan kompetensi yang dihadapi alumni setelah memasuki dunia profesional.

Dalam pelaksanaannya, UIN Malang mengusung slogan "Suara Anda Masa Depan Kampus Kita". Slogan tersebut mencerminkan pentingnya kontribusi alumni dalam menentukan arah pengembangan kampus di masa mendatang.

Berbagai manfaat strategis dapat diperoleh melalui tracer study, mulai dari pemetaan perkembangan karier alumni, evaluasi relevansi kurikulum terhadap kebutuhan industri, pengembangan kualitas layanan pendidikan, penguatan jejaring alumni, hingga mendukung proses akreditasi dan peningkatan reputasi universitas.

Baca Juga : Meski Aduan Sepi, Posko Pengaduan SPMB Disdikbud Kota Malang Tetap Siaga hingga Masa MPLS

Ghozi mengajak seluruh alumni yang menjadi sasaran program untuk berpartisipasi aktif mengisi kuesioner yang telah disediakan.

"Kami mengundang seluruh alumni yang mengikuti yudisium tahun akademik 2025–2026 untuk meluangkan waktu mengisi tracer study. Waktu yang dibutuhkan hanya sekitar lima sampai sepuluh menit, namun data yang diberikan akan sangat berarti bagi pengembangan UIN Malang ke depan," katanya.

Pengisian tracer study dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi CDC UIN Malang maupun dengan memindai kode QR yang telah disediakan pada berbagai media publikasi. Partisipasi alumni diharapkan mampu memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi lulusan di dunia kerja sehingga kampus dapat merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih relevan, adaptif, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat serta dunia industri.

Melalui program ini, UIN Maliki Malang tidak hanya berupaya memperkuat kualitas akademik, tetapi juga memastikan bahwa setiap masukan dari alumni menjadi bagian penting dalam proses peningkatan daya saing institusi menuju kampus bereputasi internasional.