Sambut Wacana Diskon Tiket Pesawat, Disparta Batu Targetkan Lonjakan Turis Luar Pulau Jawa hingga Wisman
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
23 - Jun - 2026, 09:30
JATIMTIMES – Wacana pemerintah pusat yang bakal memberikan diskon tiket pesawat domestik disambut dengan penuh optimisme oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melalui Dinas Pariwisata (Disparta). Kebijakan strategis ini dinilai bakal menjadi stimulus kuat untuk memperluas jangkauan pasar pariwisata Kota Batu yang selama ini pergerakannya masih didominasi oleh wisatawan asal regional lokal.
Kepala Disparta Kota Batu, Onny Ardianto, mengungkapkan bahwa pihaknya sangat mendukung penuh apabila regulasi pemotongan harga tiket transportasi udara tersebut benar-benar direalisasikan dalam waktu dekat. Pasalnya, tantangan terbesar destinasi wisata di Jawa Timur, khususnya Kota Batu, adalah menarik minat kunjungan dari para pelancong yang berada di luar pulau.
Baca Juga : Libur Sekolah Tiba, Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Diprediksi Melonjak hingga 40 Persen
Berdasarkan basis data yang dikantongi Disparta, mayoritas pergerakan wisatawan yang memadati Kota Wisata Batu sejauh ini memang masih berasal dari lingkup internal Provinsi Jawa Timur. Kehadiran promo atau pemotongan harga tiket pesawat secara nasional diharapkan mampu memangkas kendala biaya akomodasi perjalanan udara, sehingga memicu gelombang kedatangan turis dari luar daerah dan luar pulau secara signifikan.
"Tentu saja kalau memang ada kebijakan seperti itu, kami sangat menyambut baik ya. Terutama dari wisatawan yang dari luar Jawa Timur, karena di Kota Batu mayoritas pengunjungnya kan memang paling banyak itu dari Provinsi Jawa Timur," ujar Onny kepada awak media, belum lama ini.
Menariknya, tren positif sektor pariwisata di Kota Batu sejatinya tidak hanya ditopang oleh kedatangan pelancong domestik semata. Onny membeberkan bahwa intervensi pasar internasional juga merangkak naik secara meyakinkan. Sepanjang periode bulan Mei kemarin saja, grafik kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Batu menunjukkan kurva peningkatan performa yang cukup menjanjikan.
Berdasarkan pindaian data makro melalui sektor jaringan seluler (MDP), arus kedatangan turis asing ke Kota Batu dilaporkan mengalami pertumbuhan sekitar 10 hingga 15 persen. "Pasar turis luar negeri ini didominasi oleh kedatangan wisatawan asal Hongkong dan Cina," sebutnya.
Dikatakannya, wisatawan Hongkong dan Cina mencatatkan angka pantauan sebesar 2.756 turis, disusul oleh kunjungan wisman asal Malaysia yang menyentuh angka 1.926 orang.
Baca Juga : Lokasi Muktamar NU Ke-35 Belum Final, Ditetapkan Seminggu Setelah Munas-Konbes
Jika dikalkulasikan secara riil di lapangan, akumulasi pergerakan pelancong dari Hongkong dan Cina tersebut diproyeksikan bisa menembus angka hingga 5.000 kunjungan. Kondisi pasar internasional yang mulai bergairah inilah yang membuat Disparta menyambut wacana subsidi atau diskon tiket pesawat dari pemerintah pusat.
Dengan adanya konektivitas udara yang lebih terjangkau melalui kebijakan diskon tiket pesawat tersebut, Pemkot Batu optimistis interkoneksi pariwisata antar-provinsi di Indonesia akan semakin solid.
"Harapannya, Kota Batu tidak hanya menjadi tujuan berlibur akhir pekan bagi warga Jawa Timur, melainkan destinasi prioritas bagi pelancong nusantara dari berbagai daerah hingga turis internasional," imbuhnya.
