Unisba Blitar Perluas Jejaring Global, Dosen dan Mahasiswa Ikuti Program Akademik Internasional di Thailand
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Yunan Helmy
22 - Jun - 2026, 02:18
JATIMTIMES – Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional. Melalui kerja sama dengan Rajamangala University of Technology Krungthep (RMUTK), Bangkok, Thailand, kampus ini mengirimkan satu dosen dan satu mahasiswa untuk mengikuti program akademik internasional yang berlangsung pada akhir Juni hingga Juli 2026.
Dosen yang mendapat kesempatan tersebut adalah Hesty Puspita Sari MPd PhD, dosen sekaligus ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Ia akan mengikuti Visiting Scientist Program yang berlangsung selama 10 hari, mulai 27 Juni hingga 6 Juli 2026.
Baca Juga : Percantik Rumah Bergaya Tropis, Graha Bangunan Blitar Hadirkan Koleksi Keramik Motif Terbaru
Sementara itu, Taufiqurrahman, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris semester IV yang juga menjabat sebagai ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi), terpilih mengikuti Student Cultural Exchange Program selama 29 hari, mulai 27 Juni hingga 26 Juli 2026.
Undangan resmi kepada kedua peserta diterbitkan oleh International College Rajamangala University of Technology Krungthep. Program tersebut menjadi bagian dari penguatan kolaborasi akademik antarperguruan tinggi sekaligus upaya meningkatkan kompetensi global sivitas akademika.
Hesty Puspita Sari mengatakan, program yang diikuti dosen dan mahasiswa memiliki fokus yang berbeda, namun saling melengkapi dalam memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, dan jejaring internasional.
"Mahasiswa akan mengikuti program selama satu bulan. Selama berada di Thailand, mahasiswa akan belajar mengenai penelitian, mengikuti seminar, serta terlibat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Program ini menjadi kesempatan berharga untuk memperluas wawasan akademik dan memahami budaya internasional secara langsung," ujarnya, Senin (22/6/2026).
Sebagai peserta Visiting Scientist Program, Hesty akan menjalani serangkaian agenda akademik bersama sivitas akademika RMUTK. Selain mengikuti seminar internasional, ia juga mendapat kesempatan menjadi pengajar di kelas internasional.
"Saya mengikuti program selama 10 hari. Selain mengikuti seminar internasional, saya juga akan mengajar di kelas di Thailand. Kesempatan ini menjadi pengalaman akademik yang sangat berharga sekaligus memperkuat kerja sama antara Unisba Blitar dan Rajamangala University of Technology Krungthep," katanya.
Baca Juga : Mensos dan KND Luncurkan Buku Fikih, Tegaskan Hak Disabilitas Setara
Berdasarkan agenda yang diterbitkan pihak penyelenggara, peserta Visiting Scientist akan mengikuti pembukaan program, seminar internasional, forum diskusi, kuliah tamu, hingga pertukaran pengalaman akademik bersama dosen dari berbagai negara. Di sela kegiatan tersebut juga tersedia ruang untuk membangun kolaborasi riset dan pengembangan inovasi pembelajaran.
Adapun peserta Student Cultural Exchange akan mengikuti pembelajaran lintas budaya, diskusi kelompok, seminar, kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai aktivitas yang bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi internasional dan kepemimpinan mahasiswa.
"Semoga ilmu, pengalaman, dan jejaring yang kami peroleh dapat kami bawa pulang untuk mendukung pengembangan pendidikan di Unisba Blitar," pungkas Hesty.
Keikutsertaan dosen dan mahasiswa dalam program ini menjadi wujud komitmen Unisba Blitar dalam memperluas jejaring internasional sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Pengalaman yang diperoleh di Thailand diharapkan mampu memperkuat kompetensi sivitas akademika serta mendukung lahirnya lulusan yang berdaya saing global.
