SH Terate Cabang Blitar Sahkan 1.370 Warga Baru, Tekankan Budi Pekerti Luhur
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Dede Nana
18 - Jun - 2026, 08:43
JATIMTIMES – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Blitar Pusat Madiun mengesahkan sebanyak 1.370 warga baru tingkat I dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Padepokan SH Terate Cabang Blitar, Jalan Raya Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Selasa (16/6/2026).
Ribuan calon warga mengikuti seluruh rangkaian pengesahan sejak sore hingga malam hari. Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar dengan dukungan pengamanan terpadu dari unsur internal organisasi maupun aparat keamanan.
Baca Juga : 1.600 Warga Kota Malang Alami Gangguan Jiwa, Dinsos-P3AP2KB Lakukan Penanganan Terpadu
Ketua SH Terate Cabang Blitar, Ibnu Sudibyo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tahunan tersebut. Menurutnya, sinergi yang baik antara organisasi, aparat keamanan, dan pemerintah daerah menjadi kunci kelancaran pelaksanaan pengesahan warga baru tahun ini.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Forkopimda Kabupaten Blitar yang telah mendukung dan mengamankan kegiatan kami, sehingga acara pengesahan ini dapat berjalan lancar, sukses, aman dan damai,” kata Ibnu.
Ia menjelaskan, persiapan pengamanan telah dilakukan jauh hari sebelum pelaksanaan kegiatan. SH Terate menerjunkan ratusan anggota Pamter (Pengamanan Terate) dari tingkat cabang maupun ranting untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sesuai prosedur.
“Kami jauh-jauh hari sudah mempersiapkan konsep pengamanan kegiatan pengesahan dengan menerjunkan ratusan Pamter Cabang dan Ranting,” ujarnya.
Pengamanan internal tersebut diperkuat oleh dukungan dari Polres Blitar, Kodim 0808/Blitar, serta berbagai instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. Kolaborasi tersebut dinilai mampu menciptakan suasana yang kondusif selama pelaksanaan kegiatan.
“Dengan adanya pengamanan baik dari internal maupun eksternal dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, maka terjalin kolaborasi sinergis dalam mengamankan kegiatan, baik di dalam maupun di luar tempat pengesahan,” tambahnya.
Lebih dari sekadar seremoni organisasi, pengesahan warga baru menjadi bagian dari proses pembentukan karakter bagi para pesilat muda yang telah menempuh tahapan latihan dan pendidikan di SH Terate. Organisasi pencak silat yang lahir di Madiun ini dikenal tidak hanya mengajarkan kemampuan bela diri, tetapi juga menanamkan nilai-nilai persaudaraan, kedisiplinan, dan budi pekerti luhur.
Baca Juga : Gerakkan UMKM dan Ekonomi Lokal, Wali Kota Malang Ajak Masyarakat Ramaikan Nobar Piala Dunia 2026
Dalam pesannya kepada para warga baru, Ibnu mengingatkan agar ilmu pencak silat yang diperoleh tidak hanya dipahami sebagai kemampuan fisik, melainkan juga diwujudkan dalam perilaku sehari-hari di tengah masyarakat.
“Saya berharap kepada adik-adik warga baru menjadi warga SH Terate yang berbudi luhur, menjadi kebanggaan semuanya dan menjadi pribadi yang bermanfaat,” tuturnya.
Menurutnya, warga SH Terate harus mampu menjadi teladan yang menjunjung nilai kebenaran, menghormati sesama, serta menjaga nama baik organisasi di mana pun berada.
“Kalau sudah menjadi warga SH Terate yang berbudi pekerti luhur, tahu benar dan salah, saya yakin di mana bumi dipijak langit dijunjung dia akan selamat,” katanya.
Dengan 1.370 warga baru, SH Terate Cabang Blitar terus memperkuat pembinaan pesilat yang tangguh, berkarakter, dan berbudi pekerti luhur.
