Jadwal Puncak Musim Kemarau 2026, Ini Daftar Wilayah Paling Panas
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
Yunan Helmy
20 - May - 2026, 06:08
JATIMTIMES - Musim kemarau 2026 mulai terasa di sejumlah wilayah Indonesia. Suhu udara yang makin panas dalam beberapa pekan terakhir membuat banyak masyarakat mulai bertanya-tanya kapan puncak musim kemarau benar-benar terjadi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya sudah memprediksi musim kemarau tahun ini datang lebih cepat dibanding biasanya. Sejumlah daerah bahkan telah mulai memasuki musim kering sejak Mei 2026.
Baca Juga : Tiga Pendekar Banyuwangi Melenggang ke Semifinal Kejurprov Pencak Silat Jatim 2026
Berdasarkan data Prediksi Musim Kemarau 2026 dari BMKG, sebanyak 184 zona musim (ZOM) atau sekitar 26,3 persen wilayah Indonesia sudah masuk musim kemarau pada Mei 2026. Wilayah tersebut meliputi sebagian Aceh, Sumatera Utara, Riau, sebagian besar Pulau Jawa hingga Papua Selatan.
Jumlah wilayah yang masuk musim kemarau diperkirakan terus bertambah pada Juni 2026. BMKG mencatat sekitar 163 ZOM akan mulai mengalami musim kemarau pada bulan tersebut. Sementara sisanya berlangsung bertahap hingga Juli dan Agustus.
BMKG menyebut puncak musim kemarau mulai terjadi pada Juli 2026. Namun secara umum, sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mengalami puncak musim kemarau pada Agustus 2026.
Dalam laporan resmi Direktorat Perubahan Iklim BMKG, sekitar 61,4 persen wilayah Indonesia atau 429 ZOM diperkirakan memasuki fase puncak kemarau pada Agustus mendatang.
Artinya, Agustus berpotensi menjadi periode paling panas di berbagai daerah Indonesia sepanjang 2026.
Berikut rincian wilayah yang diprediksi mengalami puncak musim kemarau:
Juli 2026
Sebanyak 88 ZOM atau 12,6 persen wilayah mulai memasuki puncak kemarau, meliputi:
• Sebagian Sumatera
• Sebagian kecil Jawa
• Sebagian kecil Nusa Tenggara
• Kalimantan bagian tengah dan utara
• Sulawesi Barat bagian utara
• Sulawesi Tengah bagian barat
• Sulawesi Utara bagian barat
• Sebagian Maluku
• Papua Barat bagian tengah
• Papua bagian timur
Agustus 2026
Sebanyak 429 ZOM atau 61,4 persen wilayah RI mengalami puncak kemarau, meliputi:
• Sumatera bagian tengah dan selatan
• Jawa bagian tengah hingga timur
• Bali
• Nusa Tenggara Barat
• Sebagian Nusa Tenggara Timur
• Sebagian besar Kalimantan
• Sebagian besar Sulawesi
• Sebagian Maluku dan Maluku Utara
• Sebagian Pulau Papua
September 2026
Sekitar 100 ZOM atau 14,3 persen wilayah mengalami puncak kemarau, antara lain:
• Sebagian Lampung
• Sebagian kecil Jawa
• Sebagian besar Nusa Tenggara Timur
• Sulawesi bagian utara dan timur
• Sebagian besar Maluku Utara
• Sebagian Maluku
• Sebagian kecil Papua
Menghadapi musim kemarau tahun ini, BMKG menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, terutama untuk menghadapi risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sekretaris Utama BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menegaskan kesiapsiagaan menghadapi kemarau harus dilakukan lebih dini dengan dukungan prediksi cuaca yang akurat.
Baca Juga : Tips Cukur Ketiak yang Aman, Hindari Kebiasaan Ini agar Tidak Menghitam
BMKG kini terus memperkuat layanan prakiraan cuaca dan iklim hingga tingkat desa dan kelurahan agar informasi lebih mudah dimanfaatkan masyarakat maupun pemerintah daerah.
“Informasi mengenai prediksi, sekarang ini sudah sampai level desa. Jadi kalau lihat di aplikasi itu kan sudah bisa per kelurahan atau per desa, kita berusaha agar forecasting itu akurat,” kata Plt Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani, dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (20/5/2026).
Selain memperkuat sistem prediksi cuaca, BMKG juga menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sejumlah wilayah yang membutuhkan.
Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto mengatakan OMC akan dilakukan secara terkoordinasi sesuai perkembangan kondisi cuaca di lapangan.
Meski sebagian wilayah mulai masuk musim kemarau, BMKG menyebut potensi hujan masih tetap terjadi di sejumlah daerah Indonesia.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menjelaskan selama periode 18-24 Mei 2026, sebagian besar wilayah Indonesia masih berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang.
Bahkan beberapa wilayah diminta waspada terhadap potensi hujan lebat, yakni:
• Kepulauan Bangka Belitung
• Jawa Barat
• Nusa Tenggara Barat
• Nusa Tenggara Timur
• Kalimantan Utara
• Sulawesi
• Maluku Utara
• Papua Pegunungan
Demikian jadwal puncak musim kemarau, lengkap dengan daftar wilayah yang terdampak. Semoga informasi ini membantu ya.
