BPS: Maret 2026 Hunian Hotel Kota Batu Naik, Turis Asing Betah Lebih Lama
Reporter
Irsya Richa
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
16 - May - 2026, 08:01
JATIMTIMES - Sektor perhotelan di Kota Batu menunjukkan tren positif pada Maret 2026. Badan Pusat Statistik mencatat tingkat hunian kamar hotel mengalami kenaikan dibanding bulan sebelumnya, seiring meningkatnya aktivitas wisata dan perjalanan ke kota wisata tersebut.
Berdasarkan data terbaru, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di Kota Batu pada Maret 2026 tercatat sebesar 23,41 persen. Angka ini naik 3,19 poin dibanding Februari 2026 yang berada di level 20,22 persen. Kenaikan tersebut memperlihatkan permintaan kamar hotel mulai bergerak naik setelah sempat melambat pada awal tahun.
Baca Juga : 5 Wilayah di Jatim Tetapkan Status Siaga Kekeringan, Berikut Daftarnya
Kepala Badan Pusat Statistik Kota Batu, Herlina Prasetyowati Sambodo, menjelaskan peningkatan okupansi terutama terjadi pada hotel berbintang yang mencatat pertumbuhan lebih signifikan dibanding akomodasi nonbintang.
“TPK hotel di Kota Batu pada Maret 2026 mengalami peningkatan dibanding bulan sebelumnya. Kenaikan paling menonjol terjadi pada hotel klasifikasi bintang,” kata Herlina.
Data BPS menunjukkan, hotel berbintang mencatat tingkat hunian sebesar 30,82 persen pada Maret 2026. Angka tersebut naik 6,01 poin dibanding Februari. Artinya, dari setiap 100 kamar yang tersedia di hotel berbintang, rata-rata 30 hingga 31 kamar terjual setiap malam.
Sementara itu, hotel nonbintang dan jenis akomodasi lainnya juga mengalami kenaikan, meski tidak sebesar hotel berbintang. Pada Maret 2026, TPK kelompok ini mencapai 17,44 persen atau naik 0,97 poin dibanding bulan sebelumnya.
“Untuk hotel nonbintang dan akomodasi lainnya, tingkat hunian juga meningkat, meski kenaikannya tidak setinggi hotel berbintang,” ucap Herlina.
Meski tingkat hunian naik, rata-rata lama menginap tamu di Kota Batu justru sedikit menurun. Pada Maret 2026, rata-rata tamu menginap selama 1,06 malam, turun tipis 0,01 poin dibanding Februari.
Baca Juga : Tak Cocok Dikunjungi Saat Liburan, Ini 7 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia 2026: Ada Singapura
Menariknya, wisatawan mancanegara tercatat memiliki durasi menginap lebih lama dibanding wisatawan domestik. Tamu asing rata-rata menginap 1,39 malam, sedangkan tamu Indonesia berada di angka 1,06 malam.
“Secara umum, tamu asing masih memiliki rata-rata lama menginap lebih tinggi dibanding tamu domestik di Kota Batu,” jelasnya.
Menurut BPS, tren kenaikan okupansi ini menjadi sinyal positif bagi industri pariwisata dan perhotelan di Kota Batu, terutama menjelang periode libur panjang yang diperkirakan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan pada kuartal berikutnya.
