PDI Perjuangan Kota Malang Andalkan Generasi Muda Demi Bidik Kembali 12 Kursi DPRD

Reporter

Hendra Saputra

26 - Apr - 2026, 02:30

Musancab PDIP Kota Malang (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - PDI Perjuangan Kota Malang mulai menata ulang kekuatan politiknya dengan mengandalkan energi baru dari generasi muda. Setengah dari komposisi pengurus anak cabang (PAC) periode 2026-2031 kini diisi kader muda, menjadi sinyal optimisme partai untuk kembali merebut 12 kursi DPRD Kota Malang pada Pemilu mendatang.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar penyegaran struktur, melainkan strategi besar untuk membangun ulang basis kekuatan partai. Pelantikan pengurus PAC tersebut digelar usai Musancab pada Sabtu (25/4/2026), dengan total 55 pengurus dari lima kecamatan yang resmi dikukuhkan oleh jajaran DPD PDIP Jawa Timur yang dipimpin Dewanti Rumpoko.

Baca Juga : 539 Jemaah Haji Kabupaten Magetan 2026 Berangkat, Kemenhaj Mitigasi 40% Jemaah Riwayat Hipertensi

Menurut Amithya, kehadiran banteng-banteng muda di tingkat kecamatan akan membawa warna baru dalam kontestasi politik sekaligus memperkuat kerja-kerja kerakyatan partai. Ia meyakini, kombinasi antara semangat muda dan pengalaman kader senior akan menciptakan soliditas organisasi yang lebih kokoh.

Perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Malang itu menegaskan bahwa pelantikan ini mengemban misi penting untuk memulihkan perolehan kursi legislatif yang sempat turun dari 12 menjadi 9 kursi pada Pemilu 2024. Penurunan tersebut disebutnya sebagai dampak dari anomali politik yang harus segera dijawab dengan strategi baru.

Dalam menatap perjuangan ke depan, Amithya menilai kolaborasi lintas generasi menjadi kunci utama. Ia memastikan partai memberi ruang luas bagi kader muda untuk berinovasi dan mengekspresikan gagasan politik mereka.

“Tentu dengan keterlibatan anak muda ini kita akan banyak dapat perspektif baru dalam melihat tatatan sosial masa kini. Saya yakin dalam peta perjuangan ke depan akan ada atmosfer baru yang mewarnai kerja-kerja kerakyatan partai,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa generasi muda tidak hanya ditempatkan sebagai pelengkap struktur PDI Perjuangan Kota Malang, tetapi akan dilibatkan langsung dalam berbagai program nyata di masyarakat.

“Kami berikan keleluasaan bagi mereka untuk membuat program sendiri, mulai dari diskusi hingga kegiatan kreatif lainnya, sepanjang menjaga nama baik partai. Kami ingin mereka belajar proses politik secara organik,” imbuhnya.

Baca Juga : Hari Bumi, MPM Honda Jatim Perkuat Komitmen Keberlanjutan Lewat Aksi Nyata dan Edukasi Lingkungan

Untuk memperkuat kapasitas kader, PDI Perjuangan juga telah menyiapkan peta jalan kaderisasi yang sistematis. Seluruh pengurus baru diwajibkan mengikuti tahapan pendidikan politik berjenjang, mulai dari Kader Pratama, Kader Madya, Kader Utama hingga Kader Pemerintahan.

Langkah ini dinilai penting agar regenerasi kepemimpinan berjalan mulus, dengan kader penerus yang memiliki pemahaman kuat terhadap wawasan kebangsaan dan tata kelola pemerintahan.

Sementara itu, Wakabid Politik DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, I Made Riandiana Kartika, menegaskan pihaknya akan mengawal penuh target merebut kembali 12 kursi DPRD Kota Malang. Ia menekankan bahwa keterlibatan generasi muda, baik milenial maupun Gen Z, menjadi syarat mutlak dalam pembentukan kepengurusan.

“Maka dari itu, ketentuan pelibatan anak muda itu sifatnya wajib. Jika tidak terpenuhi, pengurus tidak akan dilantik. Kami ingin anak muda tidak hanya menjadi pelengkap atau 'pemanis' politik, tapi betul-betul berperan dalam pengambilan keputusan penting,” tegas Made.