Beredar CCTV Kades Pakel Lumajang Dikeroyok OTK Bersajam, Polisi Buru Pelaku

16 - Apr - 2026, 12:28

Momen saat kades dipukuli hingga dibacok oleh OTK. (Foto: Intagram)

JATIMTIMES - Rekaman CCTV yang memperlihatkan dugaan pengeroyokan terhadap Kepala Desa Pakel, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, viral di media sosial. Dalam video yang beredar, korban tampak diserang oleh belasan pria, bahkan beberapa di antaranya diduga membawa senjata tajam.

Salah satu video tersebut diunggah akun Instagram @lumajangsatu. Dari rekaman CCTV itu tampak Kepala Desa Pakel, Sampurno (45) sedang menerima sejumlah tamu pria di kediamannya.

Baca Juga : Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Gudang Pabrik Pelet, Sebabkan Kerugian Rp50 Juta

Dalam tayangan itu, sedikitnya lebih dari 15 orang terlihat berada di lokasi. Sembilan orang duduk di kursi, sementara lainnya berdiri mengelilingi korban.

"Ra sah demo, kate demo sampean," terdengar salah satu ucapan dalam rekaman CCTV sebelum insiden terjadi.

Tak lama setelah percakapan tersebut, suasana mendadak memanas. Seorang pria yang berdiri di belakang korban tiba-tiba memukul kepala Sampurno. Aksi itu kemudian diikuti beberapa pria lain yang ikut melakukan penyerangan.

Bahkan, dalam video yang beredar, tampak beberapa pelaku mengeluarkan senjata tajam dan menggunakannya untuk melukai korban.

"Cctv penyerangan Kades Pakel Lumajang oleh para belasan preman," tulis keterangan unggahan akun tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu diduga terjadi pada Rabu, 15 April 2026. Dugaan ini menguat karena video mulai beredar dan diunggah sekitar pukul 15.00 WIB pada hari yang sama.

Akibat serangan tersebut, Sampurno mengalami luka bacok di bagian kepala dan bahu kanan usai diduga ditebas menggunakan celurit oleh para pelaku.

Saat ini, korban masih menjalani perawatan di RSUD dr. Haryoto Lumajang. Kondisinya disebut sudah mulai membaik.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengungkapkan hasil penyelidikan sementara menunjukkan adanya peristiwa yang diduga menjadi pemicu pengeroyokan.

Menurutnya, korban sebelumnya sempat terlibat cekcok dengan seseorang saat menghadiri acara pengajian di Kecamatan Ranuyoso pada Selasa malam, 14 April 2026.

Baca Juga : Deretan Kasus Mahasiswa UI yang Pernah Viral 2023–2026, Terbaru Skandal Pelecehan FH UI

Keesokan harinya atau Rabu (15/4/2026), belasan orang mendatangi rumah korban dan diduga melakukan penganiayaan.

"Sempat ada pembicaraan antara terduga pelaku dan Kades Pakel, intinya terduga mengonfirmasi apa alasannya marah-marah saat acara pengajian di Ranuyoso," kata Suprapto.

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Pras Ardinata, mengatakan pihak kepolisian saat ini masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Hingga kini, polisi juga belum bisa memastikan motif pasti di balik penyerangan karena para terduga pelaku masih dalam pencarian.

"Barang bukti sajam (senjata tajam) tidak ada karena langsung dibawa pelaku, saat ini tim sedang melakukan pencarian terhadap pelaku," pungkasnya.

Sementara itu, dalam video lain yang juga beredar, terlihat aparat kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kediaman Kepala Desa Pakel. Sejumlah warga tampak memadati area sekitar lokasi untuk menyaksikan proses penyelidikan.

Kasus ini kini masih terus didalami polisi, termasuk identitas seluruh pelaku dan motif di balik aksi penyerangan terhadap kepala desa tersebut.