Pengamanan Jumat Agung di Malang, Polisi Sterilisasi Gereja dengan Unit K-9
Reporter
Irsya Richa
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
02 - Apr - 2026, 08:07
JATIMTIMES - Pengamanan rangkaian ibadah Tri Hari Suci di Kota Malang mulai diperketat. Menjelang peringatan Jumat Agung hingga Paskah, Polresta Malang Kota melakukan sterilisasi di sejumlah gereja besar guna memastikan umat Kristiani dapat beribadah dengan aman dan khusyuk, Kamis (2/4/2026).
Sterilisasi dilakukan di beberapa titik strategis, di antaranya Gereja Katolik Paroki Santo Albertus de Trapani, Gereja Yesus Hidup Sejati (YHS), Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Kayutangan, hingga Gereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel di kawasan Ijen. Proses penyisiran dilakukan secara menyeluruh, mulai dari ruang utama ibadah, altar, hingga area luar seperti parkiran.
Baca Juga : WFH di Tengah Krisis Energi: Pakar Ingatkan Risiko Beban Sosial Baru
Hal tersebut diungkapkan Kabag Ops Polresta Malang Kota, Wiwin Rusli. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada momen keagamaan besar.
“Sterilisasi dengan melibatkan Unit K-9 ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung aman dan kondusif. Kami ingin umat bisa beribadah dengan tenang tanpa rasa khawatir,” kata Wiwin.
Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan berbagai peralatan pendukung seperti metal detector, cermin teleskopik (mirror inspection), serta alat pendeteksi bahan berbahaya. Unit anjing pelacak K-9 juga diterjunkan untuk membantu mendeteksi potensi ancaman, khususnya bahan peledak.
Metode penyisiran dilakukan secara sistematis dengan pola melingkar dan sejajar, guna memastikan tidak ada area yang terlewat. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, petugas memastikan seluruh lokasi dalam kondisi aman dan tidak ditemukan benda mencurigakan.
“Hasil sterilisasi menunjukkan tidak ada bahan berbahaya yang ditemukan. Ini menjadi langkah awal agar kegiatan ibadah bisa berjalan lancar,” tambah Wiwin.
Selain sterilisasi, pengamanan juga diperkuat dengan penempatan personel di setiap gereja. Bhabinkamtibmas ditugaskan untuk berkoordinasi langsung dengan pengurus gereja sekaligus membangun komunikasi yang humanis dengan jemaat.
Untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat selama libur panjang, Polresta Malang Kota menyiagakan ratusan personel.
“Sekitar 500 personel kami siapkan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan, termasuk selama long weekend Jumat hingga Minggu,” jelasnya.
Baca Juga : Ucapan Jumat Agung 2026 dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, Penuh Makna dan Menyentuh Hati
Langkah pengamanan tersebut mendapat apresiasi dari pihak gereja. Pastor Vikar Paroki Katedral Ijen, Alfonsus Zeino Kurniawan, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan aparat kepolisian.
“Kami sangat berterima kasih atas sterilisasi dan pengamanan yang dilakukan. Ini memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat dalam menjalankan ibadah,” terangnya.
Ia berharap seluruh rangkaian ibadah, mulai dari Jumat Agung hingga Paskah, dapat berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat.
“Semoga seluruh rangkaian Tri Hari Suci berjalan damai dan membawa sukacita bagi semua umat,” ucapnya.
Dengan pengamanan berlapis serta sinergi antara aparat dan pengurus gereja, diharapkan suasana ibadah di Kota Malang tetap kondusif, sehingga umat dapat merayakan momen sakral dengan penuh ketenangan.
