Menteri Koperasi Optimistis Sundra Market Family Ponpes Sunan Drajat Jadi Contoh Koperasi Modern

Reporter

Defit Budiamsyah

Editor

Yunan Helmy

10 - Mar - 2026, 06:47

Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia Ferry Juliantono didampingi pengasuh Ponpes Sunan Drajad Lamongan KH Abdul Ghofur meninjau produk-produk yang dijual di Sundra Market Family Care.

JATIMTIMES - Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia Ferry Juliantono optimistis keberadaan Sundra Fresh Market Family Care yang dikelola Koperasi Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan mampu menjadi contoh koperasi modern yang memasarkan produk pelaku UMKM lokal.

Hal tersebut disampaikan Ferry saat meresmikan Sundra Fresh Market Family Care di kawasan Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Selasa 10 Maret 2026.

Baca Juga : Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Blitar Dorong Smart Governance dan Smart Economy Menuju Kota Masa Depan

Menurut Ferry, koperasi yang dikelola Pondok Pesantren Sunan Drajat selama ini telah menunjukkan perkembangan yang luar biasa dan bahkan telah menjadi model bagi koperasi desa maupun kelurahan di berbagai daerah. 

“Koperasi Pondok Pesantren Sunan Drajat ini sudah menjadi model dan contoh. Bahkan beberapa koperasi desa yang menjadi binaannya juga berkembang dengan baik,” kata Ferry.

Ia menilai, pengembangan Sundra Family Care merupakan bagian dari diversifikasi usaha koperasi yang selama ini terus memperluas sektor bisnisnya. Sebelumnya koperasi tersebut telah mengembangkan berbagai unit usaha, mulai dari produksi garam, beras, hingga sektor pertanian dan peternakan.

Kini koperasi merambah sektor hortikultura dengan menyediakan berbagai produk buah dan sayuran segar yang dipasarkan melalui toko modern milik koperasi. “Kita bisa membuktikan bahwa pelaku UMKM lokal yang dihimpun oleh koperasi pondok pesantren mampu membangun ekosistem ekonomi baru dan masuk ke pasar modern,” ujarnya.

Ferry menambahkan, Kementerian Koperasi dan UKM akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan koperasi pesantren, termasuk Koperasi Pondok Pesantren Sunan Drajat yang dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang lebih luas.

Ia juga berharap koperasi tersebut dapat menjadi “kakak asuh” bagi koperasi desa dan kelurahan, khususnya program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang saat ini sedang dikembangkan pemerintah.

Baca Juga : Jembatan Perintis Garuda Permudah Akses Warga Dua Desa di Banyuwangi

“Kita ingin koperasi pesantren seperti Sunan Drajat ini bisa menjadi besar, bahkan menjadi raksasa dan membimbing Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Lamongan, Jawa Timur, bahkan di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Menurut Ferry, keberhasilan koperasi di lingkungan pesantren juga tidak terlepas dari dukungan moral dan doa dari para kiai serta kerja keras para pengelolanya.

Ia pun optimistis koperasi pesantren dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang membanggakan. “Kita harus percaya diri. Koperasi pesantren sekarang sudah masuk skala ekonomi yang semakin besar dan mampu bersaing,” katanya mengakhiri.