Kunjungi Korban Laka Truk Maut Batu, Cak Nur Pastikan Seluruh Biaya Perawatan Gratis dan Korban Tewas Dapat Santunan

Reporter

Prasetyo Lanang

Editor

A Yahya

19 - Feb - 2026, 02:50

Wali Kota Batu Nurochman dan jajaran menjenguk korban kecelakaan truk beruntun di RS Bhayangkara Hasta Brata, Kamis (19/2/2026).(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES – Pascakecelakaan maut truk rem blong yang terjadi di Jalan Pattimura, Temas, Kota Batu, Wali Kota Nurochman meninjau kondisi para korban, Kamis pagi (19/2/2026). Wali Kota melakukan takziah ke rumah duka almarhum Iwan Kurniawan di Desa Tlekung bersama jajaran kepolisian dan dinas terkait. Ia juga menjenguk korban luka yang masih dirawat di rumah sakit.

Nurochman membeberkan, selain sebagai driver ojek online, korban jiwa almarhum Iwan diketahui juga menjabat sebagai salah satu Ketua RT di wilayahnya.  Pria yang akrab disapa Cak Nur itu memastikan bahwa hak-hak almarhum sebagai pelayan masyarakat dan peserta BPJS telah terjamin oleh pemerintah daerah.

Baca Juga : Berpeluang Besar Jabat Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri Tunggu Perintah DPP PDIP

"Beliau ini salah satu Ketua RT yang sudah kita cover jaminannya. Maka dipastikan beliau akan mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan," ujar Cak Nur.

Usai dari rumah duka, Nurochman dan jajaran melanjutkan kunjungan ke RS Bhayangkara Hasta Brata untuk memantau langsung kondisi korban luka-luka. Dari empat korban luka, dua orang dilaporkan sudah diperbolehkan menjalani rawat jalan. Sementara itu, dua korban lainnya masih dalam perawatan intensif.

Bagi para korban yang mengalami luka-luka, Wali Kota menjamin tidak akan ada beban biaya pengobatan sedikit pun yang harus ditanggung oleh keluarga. 

​Cak Nur memastikan bahwa seluruh skema pembiayaan, mulai dari tindakan darurat seperti CT Scan hingga proses pemulihan jangka panjang, akan ditangani melalui integrasi jaminan kesehatan dan bantuan pemerintah.

Seperti salah satu korban yang mengalami benturan keras saat terlempar dari mobil, pemeriksaan menunjukkan hasil CT scan yang stabil pada bagian tulang kepala, meskipun saat ini belum bisa menggerakkan anggota badan secara normal.

Baca Juga : Polisi Ungkap Kronologi Laka Truk Maut: Rem Blong Sejak Jalan Sultan Agung, Hantam 4 Kendaraan Sepanjang 2 Km

"Kondisinya sadar, hanya saja tangan dan kaki belum bisa digerakkan karena benturan keras. Untuk biaya pengobatan hingga pemulihan, semuanya di-cover. Tidak ada beban biaya bagi masing-masing keluarga korban, pemerintah siap membantu," tegasnya.

Pihaknya berharap proses klaim asuransi maupun santunan kematian dapat berjalan akseleratif. Hal ini dilakukan agar keluarga yang ditinggalkan, terutama yang kehilangan tulang punggung keluarga, mendapatkan kepastian perlindungan ekonomi pascatragedi tersebut.

"Harapan kita semua adalah pemulihan yang cepat bagi korban luka, dan bagi keluarga yang ditinggalkan, santunan diharapkan bisa sedikit meringankan beban keluarga," pungkas Cak Nur.