Roadshow Hapus Tato Gratis BMH di Malang Diserbu Warga, Motivasi Hijrah hingga Ingin Jadi Kakek Teladan

14 - Feb - 2026, 02:43

Seorang peserta antusias mengikuti hapus tato dari BMH di Malang. (Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES – Baitul Maal Hidayatullah (BMH) kembali menggelar program sosial Roadshow Hapus Tato yang kali ini menyapa warga Malang Raya. Antusiasme masyarakat ternyata sangat tinggi, terbukti hanya dalam waktu kurang dari satu minggu sejak pendaftaran dibuka via media sosial, kuota yang disediakan langsung ludes diserbu pendaftar.

Kepala Divisi Program dan Layanan BMH sekaligus Ketua Pelaksana, Imron Mahmudi, mengungkapkan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari inisiasi yang telah dimulai tiga tahun lalu yang juga digelar bersama JatimTIMES. Dari total 50 kuota awal yang disediakan, tercatat sebanyak 57 peserta akhirnya terverifikasi untuk mengikuti proses penghapusan tato yang dilaksanakan di Klinik Hidayatullah Malang.

Baca Juga : Siswa di Balung Dapat Menu MBG Minimalis, Wali Murid Pertanyakan Standar MBG 

 

"Kami melihat antusiasme ini sebagai test case bahwa layanan ini memang sangat dibutuhkan dan harus dirutinkan. Meski pendaftaran lewat Google Form sempat membludak, kami harus membatasi karena kapasitas alat dan tim medis agar hasilnya optimal," ujar Imron di sela kegiatan, Sabtu (14/2/2026).

.

Di balik proses medis yang menggunakan teknologi laser tersebut, terselip beragam kisah mengharukan dari para peserta. Imron menceritakan salah satu momen yang paling memotivasi timnya adalah kehadiran seorang kakek yang sudah sepuh. Sang kakek mengaku nekat menghapus tatonya demi memberikan contoh yang baik bagi cucu-cucunya di rumah.

"Beliau ingin agar cucunya tidak mengikuti jejaknya bertato. Ini sangat menyentuh bagi kami, bahwa hapus tato bukan sekadar menghilangkan tinta di kulit, tapi ada semangat memperbaiki generasi mendatang," tambah Imron.

..

Imron berujar, BMH berkomitmen agar program ini tidak berhenti sekali jalan. Para peserta diharapkan tetap menjalin komunikasi melalui program-program sosial dan keagamaan yang digelar BMH. Bagi warga yang belum terjaring dalam program gratis ini, BMH juga menyediakan layanan reguler di kliniknya dengan tarif yang sangat terjangkau, yakni sekitar Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu per sentimeter persegi.

"Karena proses hapus tato ini tidak bisa selesai dalam sekali tindakan, kami merencanakan bulan depan akan ada sesi lanjutan khusus untuk peserta hari ini. Kami ingin memastikan proses perubahan mereka hingga tuntas," pungkas Imron.

...

Imron menyampaikan, kegiatan ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi para peserta untuk terus konsisten dalam jalan kebaikan yang telah mereka pilih. Di antara peserta, kisah unik juga datang dari Bayu, pria asal Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau.

Baca Juga : Abu Musa al-Asy’ari dan Jejak Awal Tradisi Salam dalam Islam 

 

Dia yang sudah lima bulan memiliki tato berukuran cukup besar di tangan dan bahunya ini mengaku mantap menghapus tatonya karena dorongan ingin menjadi pribadi yang lebih baik, terutama menyambut bulan suci Ramadan.

"Selain karena sudah bosan, saya ingin menghapus nama mantan istri yang ada di tangan kiri. Ini juga bagian dari cara saya jadi lebih baik," ungkap Bayu.(Adv)