Antusias Tinggi, Ratusan Kicaumania Serbu Piala Ketua DPRD Kota Malang
Reporter
Riski Wijaya
Editor
Yunan Helmy
08 - Feb - 2026, 06:08
JATIMTIMES - Ratusan penghobi burung berkicau atau akrab disapa kicaumania memadati area gantangan Merjosari, Minggu (8/2/2026). Ratusan kicaumania tersebut datang untuk memeriahkan gelaran Piala Ketua DPRD Kota Malang.
Event tersebut merupakan kolaborasi antara DPRD Kota Malang, JatimTIMES dan komunitas kicaumania Jaya BC. Setidaknya ada 700 kicaumania yang datang untuk meramaikan event tersebut.
Baca Juga : Ribuan Relawan Siap Bertugas, Persiapan Mujahadah Kubro NU di Kota Malang Sudah Matang

"Kalau tiket yang terjual, dari 41 sesi sudah bergulir 24 sesi. Itu berarti sudah ada sekitar 480 peserta yang ikut," ujar tim juri event Piala Ketua DPRD Malang Cup, Arifin, Minggu (8/2/2026).
Dari 41 sesi tersebut, ada beberapa kelas yang dilombakan berdasarkan jenis burung. Antara laun kelas anis merah, murai batu, cucak hijau, cendet, konin, sogon dan kenari.
"Dengan peserta sebanyak itu, termasuk antusiasnya tinggi ya. Biasanya kalau sepi itu hanya sekitar 200 sampai 250 peserta," kata Arifin.
Arifin mengatakan, dari puluhan sesi yang dibuka, terdapat tiga sesi yang paling menyita antusias kicaumania. Yakni pada kelas anis merah, murai batu dan cendet.

"Pertama mungkin karena tiga jenis burung itu trennya memang sedang bagus banget ya. Lalu mungkin para kicaumania ini juga ingin berebut hadiahnya," jelas Arifin.
Baca Juga : Bersama 8 Cabor, Zia'ul Haq Daftar Bacalon Ketum KONI Kabupaten Malang: Angka Keberuntungan Presiden Prabowo
Hadiah paling tinggi memang ada pada kelas burung murai batu. Dengan harga tiket mencapai Rp 250 ribu, pemenang dapat menggondol uang tunai mencapai Rp 2.500.000. "Jadi, hadiahnya Rp 2,2 juta dan bonusnya Rp 300 ribu," imbuh Arifin.
Bukan hanya sekadar memperebutkan hadiah, Arifin mengatakan bahwa untuk menentukan pemenang pada event tersebut juga bukan perkara mudah. Pasalnya, pada Piala Ketua DPRD Kota Malang ini, para peserta membawa burung berkicaunya dengan kualitas yang sangat bagus. Bahkan ada beberapa kelas yang sampai disebut partai neraka.
"Itu di kelas anis merah, murai batu dan cendet sampai kami sebut partai neraka. Karena memang kualitas burung kali ini sangat bagus-bagus. Jadi juri pun juga harus sangat fokus. Dari sebanyak 24 peserta, juri harus memilih 5 pemenang," pungkas Arifin.
