Sejumlah Akses Jalan di Kabupaten Malang Terhambat Pohon Tumbang
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
A Yahya
31 - Jan - 2026, 06:34
JATIMTIMES - Dalam sehari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menerima dua laporan peristiwa pohon tumbang, Jumat (30/1/2026) malam. Dampaknya, sejumlah akses jalan termasuk pada jalur penghubung Malang-Kediri terhambat, sehingga penanganan pasca kejadian masih berlanjut hingga hari ini, Sabtu (31/1/2026).
Pada peristiwa pertama, laporan pohon tumbang terjadi di kawasan Jalan Raya Gunung Geger, Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Jumat (30/1/2026) malam. "Intensitas hujan deras disertai angin kencang diduga menjadi pemicu pohon tumbang di Jalan Raya Gunung Geger," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kabupaten Malang Purwoto.
Baca Juga : Cara Cek NISN Siswa Online 2026 untuk Pantau Status PIP dan Daftar SNPMB
Pada peristiwa pohon tumbang tersebut mengakibatkan akses Jalan Raya Sumberejo terhambat. "Pohon Johar dengan diameter sekitar 90 sentimeter dan tinggi delapan meter tumbang, sehingga mengakibatkan akses Jalan Raya Sumberejo menuju Pagak terhambat," imbuhnya.
Purwoto memastikan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa pohon tumbang tersebut. Pada Sabtu (31/1/2026), akses jalan di lokasi kejadian terpantau telah bisa dilalui kendaraan usai personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penanganan pohon tumbang. "Pembersihan dampak pohon tumbang telah selesai dilaksanakan. Kondisi saat ini akses jalan telah normal dan dapat dilalui kendaraan kembali," ujarnya.
Tidak lama setelah penanganan pohon tumbang di kawasan Jalan Raya Gunung Geger tertangani, peristiwa serupa kembali terjadi. Pada hari yang sama, Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 23.00 WIB, BPBD Kabupaten Malang kembali menerima laporan pohon tumbang.
Pohon yang tumbang tersebut berada di kawasan jalan provinsi yang menghubungkan Malang-Kediri. Tepatnya yang berlokasi di Desa Purworejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.
Purwoto menyebut, hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang terjadi sejak kisaran pukul 18.30 WIB diduga menjadi pemicu pohon tumbang di kawasan jalan raya di Desa Purworejo tersebut.
"Pohon Dadap berduri dengan panjang kurang lebih 15 meter yang berdiameter sekitar 1,5 meter tumbang dan menutup seluruh jalan provinsi Malang-Kediri. Pohon tumbang juga berdampak pada akses jalan raya menuju Pujon-Ngantang terhambat," ujarnya.
Baca Juga : Malut United Keok di Kandang, Bhayangkara FC Bawa Pulang 3 Poin dari Ternate
Purwoto menyebut, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Selain itu, pohon tumbang juga tidak mengakibatkan kerugian secara materil. "Kondii jalan sempat hanya dapat dilalui dengan sistem buka tutup untuk kendaraan roda empat karena penerangan jalan yang kurang memadai," imbuhnya.
Penanganan pohon tumbang pada saat itu turut melibatkan sejumlah personel gabungan dan beberapa alat penunjang. Di antaranya berupa alat berat, gergaji mesin, hingga pisau budeng berukuran besar.
Pada saat itu, penanganan pohon tumbang berlangsung hingga Sabtu (31/1/2026). Saat ini akses lalu lintas dilaporkan telah kembali normal. "Pembersihan dampak pohon tumbang telah selesai. Sehingga akses jalan sudah dapat dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua secara normal," pungkasnya.
Sementara itu, dari informasi yang dihimpun JatimTIMES, peristiwa pohon tumbang dilaporkan masih terjadi pada hari ini, Sabtu (31/1/2026). Pada peristiwa pohon tumbang yang terjadi di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang tersebut juga turut menimpa sejumlah rumah warga. Namun hingga kini media online ini masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak terkait.
