Nostalgia dengan Surabi Imut, Sudah Hadir 20 Tahun Punya 50 Topping, Langganan Pejabat

28 - Feb - 2025, 06:21

Salah satu pengunjung saat menyantap Surabi Imut di Gang 4 Pasar No.85, Kelurahan Klojen, Kecamatan Klojen, Kota Malang (depan Pasar Rakyat Klojen). (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Hadir sejak 2005 silam, kuliner legendaris satu ini pasti sudah tidak asing lagi di telinga maupun lidah warga Kota Malang hingga wisatawan, yakni Surabi Imut. Kini Surabi Imut ini punya 50 varian atau topping yang wajib dicoba.

Jika sebelumnya, Surabi Imut ini sempat buka di deretan pertokoan kios Stasiun Malang, sekarang bisa dinikmati di Gang 4 Pasar No.85, Kelurahan Klojen, Kecamatan Klojen, Kota Malang (depan Pasar Rakyat Klojen). Ini juga bisa jadi rekomendasi jajanan yang bisa disantap saat berbuka puasa.

a

Saat datang jangan kaget, sebab tempatnya tak pernah sepi dari pembeli. Tapi tenang saja, tempat duduk yang disediakan cukup banyak. Jam bukanya mulai 11.00-21.00 WIB.

Baca Juga : 5 Rekomendasi Camilan Berbuka Puasa ala Dokter Dion

Di sana kalian juga bisa melihat proses pembuatan Surabi Imut dan pisang bakar secara langsung. Dibuat langsung dari tangan Hariyanto pemilik Surabi Imut.

Jadi setiap pelanggan yang datang dan memesan, baru dibuatkan oleh Hariyanto. Ada enam cetakan yang disiapkan untuk membuat Surabi Imut. Prosesnya pun tak butuh waktu lama.

a

Dalam sehari Hariyanto bisa menghabiskan 1 sampai 2 kilogram adonan. “Biasanya kalau lagi ramai bisa sampai 4 kilogram adonan habis,” ucap Hariyanto, Jumat (28/2/2025).

Toppingnya pun beragam, mulai dari varian mangga, stroberi, durian, cokelat, keju, susu, kacang, pisang, telor, messes, bluberry, pandan, caramel, daging hingga oncom siap memanjakan lidah. Tentu dengan tekstur serat kelapa yang bikin tambah rasa Surabi Imut tetap otentik.

Harganya dari yang termurah Rp 2.500 hingga Rp 10 ribu per bijinya. “Kalau waktu dulu awal paling murah ada Rp 1.000, sekarang paling murah Rp 2.500,” ucap Hariyanto sambil menuangkan adonan ke dalam cetakan.

Ada juga pisang bakarnya yang punya beragam varian, pastinya ada rasa cokelat, keju, durian, stroberi, susu, kacang, caramel, dan masih banyak lainnya. Harganya paling murah Rp 4 ribu hingga termahal Rp 6 ribu per porsinya.

Baca Juga : Ikuti Agenda Retret di Magelang, Wawali Armuji: Berbagi Pengalaman dengan Daerah Lainnya

Jajanan ini semakin nikmat dengan minuman es yoghurt dengan beragam aneka rasa-rasa buah. Hingga kopi, teh, susu dan masih banyak lainnya.

Dalam 20 tahun terakhir, Hariyanto mengaku sudah banyak wisatawan yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan para pejabat pun sudah pernah mencicipi jajanananya, seperti mantan Wali Kota Malang Sutiaji hingga Wali Kota Malang saat ini Wahyu Hidayat.

Hariyanto memilih surabi untuk dijual karena ingin mengenalkan jajanan tempo dulu yang sudah dimodifikasi dengan topping beragam varian. “Sejak awal jualan sampai sekarang porsi surabinya tetap, yang membedakan hanya pada toppingnya yang semakin banyak,” terang pria 61 tahun ini.

“Harapan saya surabi ini bisa terus dinikmati warga Kota Malang serta wisatawan,” harap Hariyanto.