Bolehkah Makan Buah Manis untuk Diet? Ini Kata Dokter

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

19 - Feb - 2025, 12:36

Potret seorang perempuan memotong buah, ada semangka dan lainnya. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Saat menjalani program diet, banyak orang bertanya-tanya, apakah boleh makan buah yang manis? Bukankah buah mengandung gula? Lalu, apakah konsumsi buah bisa menghambat penurunan berat badan

Menjawab pertanyaan ini, Dion Haryadi, PN1, CHC, AIFO-K, seorang dokter umum sekaligus Certified Nutrition & Health Coach, menegaskan bahwa buah tetap boleh dikonsumsi saat diet. Namun, tentu saja ada batasan jumlahnya agar tidak berlebihan. 

"Sebenarnya aman-aman aja, tapi... Tentu harus dikonsumsi dengan jumlah yang cukup ya," ujar Dion, dikutip akun Instagramnya @dionharyadi, Rabu (19/2/2025). 

Menurut dr. Dion, banyak yang mengkhawatirkan kandungan gula dalam buah akan berdampak buruk bagi program diet. Padahal, gula dalam buah berbeda dengan gula tambahan dalam makanan olahan. 

Dokter Dion juga mencontohkan, satu kaleng soda bisa mengandung sekitar 140 kalori dari gula tambahan. Jika dibandingkan dengan buah, untuk mendapatkan jumlah kalori yang sama, seseorang harus mengonsumsi hampir setengah kilogram semangka atau sekitar 350 gram pepaya. "Kalori sama, tapi efek mengenyangkannya beda," jelas Dion. 

Alumnus Kedokteran Universitas Brawijaya itu juga menegaskan bahwa buah memiliki serat dan air yang membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Sementara itu, gula tambahan dalam minuman manis cenderung hanya menambah kalori tanpa memberikan efek kenyang yang signifikan. 

Sebagai gambaran, berikut kandungan gizi beberapa buah per 100 gram, sebagaimana dilansir dari keterangan dr. Dion: 
• Semangka: 30 kcal, 6 gram gula, 0,4 gram serat
• Apel: 52 kcal, 10 gram gula, 2,4 gram serat
• Pepaya: 43 kcal, 8 gram gula, 1,7 gram serat
• Buah Naga: 57 kcal, 10 gram gula, 3 gram serat
• Mangga Muda: 59 kcal, 14 gram gula, 1,6 gram serat 

"Gula di atas adalah gula alami dari buah dan BUKAN GULA TAMBAHAN," tegas Dion. 

Dari data ini, terlihat bahwa meskipun buah mengandung gula alami, jumlah kalorinya masih terbilang rendah dan tetap bisa menjadi bagian dari pola makan sehat. 

Tips Konsumsi Buah untuk Diet

Baca Juga : Persiapan Menghadapi Pendaftaran CPNS 2025, Jabatan yang Bisa Dilamar hingga Dokumen yang Dibutuhkan

Agar konsumsi buah tetap mendukung program diet, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
• Pilih buah dengan kalori lebih rendah: Seperti semangka, pepaya, dan apel yang memiliki kalori lebih kecil dibanding mangga.
• Jangan berlebihan: Jika mengonsumsi buah dengan kalori tinggi, pastikan tidak terlalu sering atau dalam jumlah banyak.
• Kombinasikan dengan makanan lain: Konsumsi buah bersama sumber protein atau lemak sehat agar lebih mengenyangkan. 

"Makanya kenapa buah-buahan bisa banget jadi bagian dari pola diet yang sehat, bantu jaga rasa lapar saat defisit kalori, bantu craving rasa manis, mengandung banyak zat gizi penting, seperti vitamin, mineral, antioksidan, dan serat," pungkas Dion. 

Jadi, tak perlu takut mengonsumsi buah saat diet. Selama jumlahnya terkontrol dan memilih jenis yang tepat, buah justru bisa membantu menurunkan berat badan dengan tetap memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Semoga informasi ini bermanfaat!