Merokok Bikin Beragam Efek Samping di Wajah, Dokter Gio: Percuma Pakai Skincare
Reporter
Irsya Richa
Editor
Yunan Helmy
27 - Dec - 2024, 05:07
JATIMTIMES - Skincare educator dr Giovanni Mustopo membeberkan bahwa efek negatif dari merokok bukan hanya masalah pada kesehatan, tapi juga membuat wajah tampak terlihat lebih menua. Bahkan, penggunaan skincare setiap hari dianggap percuma.
Tak hanya masalah menua, tapi juga beberapa hal efek samping akan dialami pada wajah karena dampak rokok. “Kalau kalian mgerokok terus, ini efeknya ke kulit kalian. Efek buruk rokok ke kulit jadi susah cerah, jerawatan,” ungkap dokter Gio lewat media sosialnya, Instagram.
Baca Juga : 7 Pengobatan untuk Asam Urat Secara Efektif yang Wajib Kamu Coba, Terbukti Berhasil!
Dokter Gio pun membeberkan secara rinci efek samping bagi perokok aktif pada wajah. Pertama, wajah akan tampak lebih cepat menua meskipun sudah menggunakan skincare setiap jari.
“Mau pakai skincare gimana pun, mau pakai sehari berkali-kali pun, pasti bakal cepat menua karena faktor dari rokok itu,” ungkap dokter Gio, dikutip Jumat (27/12/2024).
Penuaan dini terlihat seperti kerutan pada sekitar mata, di antara alis, dan di sekitar mulut. Kerutan ini biasanya muncul lebih awal pada perokok dibandingkan pada orang yang tidak merokok.
Kedua, wajah akan tampak lebih kusam meskipun sudah menjajal beberapa produk skincare, seperti sunscreen, vitamin C. “Tetap aja kalau masih tetap ngerokok bakal lebih susah buat cerahnya,” imbuh dokter Gio.
Mengapa demikian? Karena merokok menyerap nutrisi penting seperti vitamin C yang berfungsi untuk memperbaiki kulit. Kandungan nikotin dalam rokok dapat menghalangi aliran darah serta karbon monoksida dalam asap rokok bercampur dengan oksigen di dalam kulit.
Ketiga, wajah kalian bakal lebih gampang jerawatan dan juga berminyak. Keempat, bibir kalian pasti lebih gelap.
Baca Juga : 7 Pengobatan untuk Jerawat dengan Bahan Alami yang Terbukti Efektif di Indonesia
“Jangan nanya sama aku gimana caranya mencerahkan bibir kalau masih merokok. stop merokoknya,” ungkap dokter Gio.
Terakhir, bisa bikin kebotakan pada rambut. Meskipun tidak 100 persen, risiko lebih botak pada perokok lebih tinggi dibandingkan orang yang tidak merokok. itu lantaran rokok mengandung zat kimia beracun dan radikal bebas yang akan melemahkan sel-sel serta folikel rambut.
Selain membuat rambut lebih rapuh dan gampang rontok, perokok aktif juga cenderung lebih cepat mengalami perubahan fisik berupa warna rambut dibandingkan orang yang tidak merokok.
