Benarkah Bahasa Ini Digunakan Penduduk Surga ?, Simak Penjelasan Hadits Berikut
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
A Yahya
17 - Dec - 2024, 10:29
JATIMTIMES - Surga menjadi tempat dengan penuh kesenangan dan kebahagiaan. Sehingga para penghuninya akan terus mendapatkan berbagai kenikmatan. Disisi lain, banyak juga yang jadi pertanyaan adalah, apa bahasa yang digunakan para penghuni surga untuk berkomunikasi?.
Dalam sebuah buku berjudul Fikih Keseharian: Bahasa Arab Bahasa Surga Hingga Siapa yang Memberikan Fatwa? (2021), karya Hafidz Muftisany, bahwa bahasa yang digunakan penduduk surga adalah bahasa Arab.
Baca Juga : Daftar Rest Area Tol Jawa Timur Selama Liburan Natal dan Tahun Baru 2024/2025
Hal ini ditegaskan melalui sebuah hadits riwayat Thabrani, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Aku mencintai Arab karena tiga hal: karena aku orang Arab, Al-Qur'an berbahasa Arab, dan bahasa Arab adalah bahasa surga".
Begitupun dengan Az Zuhri, dalam buku Inilah Surga, karya Qayyim Al Jauziyah, dijelaskan bahwa penghuni surga telah diketahui mengunakan bahasa Arab.
Hadits lainnya, didasarkan pada sabda Rasulullah SAW yang dikisahkan oleh Ibnu Abbas RA, "Cintailah Al Arab karena tiga hal. Karena aku terlahir di Arab, karena Al-Qur'an berbahasa Arab, dan karena bahasa ahli atau penduduk surga adalah bahasa Arab." (HR Thabrani).
Hadist riwayat Ibnu Abi Dunya, Rasulullah bersabda, "Ahli surga akan masuk ke surga dengan tingginya Nabi Adam 60 hasta dengan ukuran hasta malaikat, dengan bagusnya Nabi Yusuf (setampan beliau), dengan umurnya Nabi Isa (ketika beliau diangkat ke langit) 33 tahun, dan dengan ucapannya Nabi Muhammad (berbahasa Arab). Ahli surga itu bersih jasadnya, tampan, lagi bercelak mata (otomatis bercelak saat masuk surga)."
Meskipun dalam beberapa pandangan ulama, hadits ini dinilai dhaif oleh sebagian ulama, namun Imam As-Suyuthi dalam Jami'us Shaghir mengategorikan hadits tersebut sebagai hadits dengan derajat shahih.
Baca Juga : Terungkap Penyebab Meninggalnya Dokter Azmi, Begini Gejala dan Cara Pencegahan Aunerisme
Disisiain, ulama lain Ibnu Taimiyah dalam sebuah
Majmu Fatawa menegaskan bahwa keterangan yang shahih tentang bahasa yang digunakan di Surga dari Al-Qur'an maupun hadits.
Meskipun riwayat ini menjelaskan tentang belum adanya dalil yang memang menjelaskan tentang penggunaan bahasa arab di surga, namun para ulama lebih banyak mengkaitkan bahasa arab terkait dengan kemuliaan di akhirat. Apalagi dalam sebuah riwayat, Umar bin Khattab yang menyebutkan bahwa mempelajari bahasa Arab memiliki keutamaan yang sangat besar, bahkan disebut sebagai 'separuh dari agama'.
