Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Warung Kopi Kota Malang

Reporter

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy

10 - Dec - 2024, 07:59

Petugas kepolisian bersama warga saat melakukan evakuasi korban meninggal dunia di warung kopi Jalan Kembang Turi, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Selasa (10/12/2024). (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Seorang pria lansia ditemukan meninggal dunia di warung kopi Jalan Kembangtl Turi, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Selasa (10/12/2024). 

Mendapati kejadian ini, warga pun sempat dibuat heboh. Lantaran sebelumnya korban bernama  Sutaji (65) masih sempat beraktivitas. Bahkan korban meminta anaknya untuk menemuinya di warung kopi tersebut.

Baca Juga : Korban Hilang Tragedi KLM Fajar Lorena Safari Ditemukan di Pulau Raas Madura

Hal tersebut diungkapkan Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto. “Jadi korban ini diketahui meninggal dunia pada jam 16.00 WIB di warung kopi tersebut,” ujar Yudi.

Kronologi kejadian diungkap anak korban, Mochamad Sholeh. Saat itu, korban sempat menghubungi Sholeh dan memintanya untuk datang ke warung kopi. Rencananya korban akan memberi uang kepada anaknya karena baru saja mendapat BLT (bantuan langsung tunai).

“Dan anaknya ini berjanji akan menghampirinya setelah pulang dari bekerja. Sekitar pukul 16.00 WIB anaknya datang di warung kopi,” imbuh Yudi.

Setibanya di warung kopi, Sholeh mendapati  korban dalam posisi tidur di dalam warung. Saat dihampiri, kondisi korban dalam keadaan tertidur. Saat dibangunkan, korban tidak merespons.

“Setelah dilakukan pengecekan, ternyata korban sudah tidak bernapas. Dari hasil keterangan keluarga, korban menderita penyakit lambung atau komplikasi yang diderita sudah lama,” tambah Yudi.

Baca Juga : Nenek Asal Ngancar Ditemukan Meninggal di Tepi Sungai Blitar, Tiga Hari Tak Pulang

Kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Saiful Anwar (RSSA) Malang. Menurut Yudi, pihak keluarga keberatan untuk dilakukan visum. “Karena pihak keluarga menyadari dan menerima kematian korban,” tutup Yudi.