Bukan Avanger, Indonesia Punya Pasukan Rahasia Indigo?

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

14 - Nov - 2024, 01:18

Mentalis dan pembawa acara terkenal, Deddy Corbuzier. (Foto: YouTube)

JATIMTIMES - Banyak yang mengira fenomena pasukan rahasia hanya ada di film-film seperti Avengers. Namun, ternyata Indonesia punya cerita tersendiri yang berkaitan dengan orang-orang indigo. Kisah ini bukan hanya karangan cerita, tetapi diungkapkan langsung oleh Deddy Corbuzier, mentalis dan pembawa acara terkenal dengan YouTuber Ferry Irwandi.  

Dalam kisah yang diceritakannya, Deddy mengaku pernah diundang oleh "instansi penting di negara" untuk melakukan pengecekan terhadap orang-orang yang mengaku indigo. “Gue nggak pernah cerita ini ke siapapun, tapi gue pernah dipanggil oleh salah satu instansi penting sekali di negara ini,” kata Deddy, dikutip Podcast Close The Door, Kamis (14/11). 

Pada momen itu, Ia mengaku datang tanpa persiapan, tanpa tahu apa yang akan terjadi, tetapi apa yang ia temui di sana mengejutkannya. Menurut Deddy, instansi tersebut telah mengumpulkan 20 orang yang mengaku indigo dari berbagai daerah di Indonesia. 

"Kita punya 20 orang indigo di sini. Kita cari orang indigo di seluruh Indonesia. Kita minta bantuan Mas Deddy untuk ngecek, ini indigo beneran atau nggak," ujar Deddy, menirukan ucapan tim dari instansi tersebut kepada dirinya. 

Deddy pun menerima tantangan itu dengan sikap penasaran. “Karena siapa tahu, kita never know, dunia ini penuh dengan probability,” katanya. 

Sebagai mentalis, ia memiliki pengetahuan mendalam tentang trik-trik tertentu dan merasa tertarik untuk menguji klaim orang-orang yang disebut indigo tersebut. "Kalau ada satu yang gue nggak berhasil ngeceknya, berarti ilmunya di atas gue, artinya ada yang gue nggak tahu nih," tambahnya. 

Dengan berbagai alat dan metode yang ia gunakan, Deddy mulai melakukan tes terhadap 20 orang tersebut. Namun, hasilnya tidak sesuai harapan banyak orang. “Fail, 20 orang tersebut gagal semua,” ungkapnya. 

Tidak hanya sampai di situ, Deddy mempraktikkan tes yang ia lakukan kepada tim dari instansi itu. “Saya cuma mau ngasih tahu bahwa saya bisa ngelakuin ini loh, tanpa harus ngaku indigo. Padahal bukan indigo,” kata Deddy. 

Ia ingin menunjukkan bahwa kemampuan seperti yang diklaim para indigo tersebut sebenarnya bisa dijelaskan melalui trik atau teknik yang ia kuasai sebagai seorang mentalis. "Even do ada orang yang past the tes, itupun nggak menjamin," tegasnya. Dengan kata lain, meskipun ada yang bisa melewati tes tersebut, bukan berarti mereka benar-benar memiliki kemampuan supranatural. 

"Karena gini, yang saya lakukan tes ini tolong jangan direplika tanpa saya. Oh begini cara ngetesnya, terus direplika, ketemu orang yang kayak gue, dimainin (cara tes)," tambahnya, mengingatkan agar metode tes yang Deddy gunakan agar tidak disalahgunakan atau dianggap sepele. 

Dalam perbincangannya, Deddy juga mengakui bahwa ia menggunakan trik tertentu selama tes berlangsung. Sebagai seorang yang benar-benar menekuni ilmu sulap dan mentalisme, Deddy menyadari bahwa banyak hal yang dianggap luar biasa oleh orang awam sebenarnya bisa dijelaskan secara rasional. 

Deddy juga menyoroti bagaimana fenomena kepercayaan terhadap hal-hal mistis tidak hanya berhenti pada orang-orang biasa. 

Bahkan, menurut Ferry, banyak tokoh politik yang menjadi korban praktik perdukunan. “Banyak politisi yang rela membayar mahal supaya karier politiknya bagus,” ungkap Ferry, menunjukkan bahwa dunia mistik masih memiliki pengaruh besar di kalangan masyarakat Indonesia.