King Abdi Laporkan Pemilik Akun Usai Review Negatif ke Polresta Malang Kota, Ini Alasannya
Reporter
Irsya Richa
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
30 - Sep - 2024, 04:14
JATIMTIMES - Kontestan Masterchef Indonesia season 10 Amrizal Nuril Abdi atau akrab disapa King Abdi mendapati ulasan negatif setelah pembelinya bertandang ke salah satu bisnis kulinernya di Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang baru-baru ini. Namun, tak menemui titik temu membuatnya melaporkan kasus ini kepada Satreskrim Polresta Malang Kota.
Abdi memilih jalur hukum karena pencemaran nama baik melalui Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), oleh seorang pria yang mengaku warga Jakarta pemilik akun Google berinisial BG ke Satreskrim Polresta Malang Kota.
Baca Juga : Pendaftaran Seleksi PPPK 2024 Dibuka Besok, Catat Kategori Apa Saja yang Bisa Melamar
Hal tersebut ditegaskan Abadi melalui sosial medianya baru-baru ini. “Menanggapi saya laporan ke polisi memang benar, ini bukan masalah komplain saja, orang direct message (DM) komplain makanan saya pribadi DM aku akan merespon dengan baik,” ucap Abdi.
Bahkan, Abdi tidak mempermasalahkan jika mendapati kritik negatif melalui DM-nya secara langsung. Namun, Abdi merasa tak terima jika terdapat seseorang yang mengritik melalui google review.
“Meskipun kamu bilang makanan saya apapun saya akan menerima. Tetapi, kalau anda mengkiritik lewat google review di mana google review yang bisa membuat dagangan hancur. Karena melihat poinnya, apalagi anda juga sengaja menulis itu dengan fakta yang tidak seperti itu,” terang bapak satu anak ini.
Menurutnya mengritik melalui google review seperti itu dirasa salah besar. Terlebih orang tersebut diduga sering memberikan ulasan negatif kepada akun lainnya.
“Dengan semua komentar negatif, jelek dan menjatuhkan beberapa banyak tempat yang anda kunjungi, jadi hanya satu, dua, yang dikomen baik. Dan itu rata-rata yang anda hancurkan adalah Food and beverage (F&B), UMKM,” imbuh Abdi.
Selain itu saat BG datang ke tempat usahanya tersebut sudah memberikan tindakan yang buruk. Datang dengan ekspresi marah-marah dan komplain makanannya sebelum mencicipi masakan King Abdi.
“Anda mau makan standar master chef dengan harga under Rp 20 ribu gak bisa. Dan ngapunten anda datang gebrak-gebrak kamu marah-marah bilang saya chef dan kamu komplain makanan saya tanpa kamu cicipi jadi semua ada di CCTV, biarkan hukum berjalan,” tambah Abdi dikutip JatimTIMES, Senin (30/9/2024).
Menurutnya yang membuat jengkel, saat pihak Abdi menghubungi BG tapi tidak direspon. Namun BG mengirim lawyer kepada Abdi. “Kamu pakai cara profesional saya juga pakai cara profesional,” tutup Abdi.
Baca Juga : Kopi Pasuruan Makin Berjaya Berkat Pendampingan Digital dan Halal dari Tim Dosen UIN Maliki Malang
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol I Gusti Agung Ananta menambahkan, pihaknya telah menerima pengaduan dari King Abdi tersebut. “Sudah kami terima pengaduannya. Dan saat ini masih kami lakukan penyelidikan,” ujar Gusti.
Untuk diketahui pengaduan resmi ke polisi setelah King Abdi mendapati review buruk dari BG. Berikut ulasan yang diberikan:
“Jauh-jauh datang dari Jakarta katanya di malang ada kuliner brandingan mantan master chef pas beli yang dateng sayap ayam yg air ungkepannya disajikan juga katanya ceker dan sayap rempah? Dimana rempah2 nya?
Cocok buat makanan anjing padahal ceker kepala sayap kandungan kolagen nya tinggi
Makanan kurang inovatif rasa gak karuan cuma menang branding. Pembohongan publik dari segi rasa. Gak semua makanan viral itu enak telek ayam di tepungin klo dibuat mantan chef keliatan enak juga ya????,” tulis akun tersebut.
