Nama Kapolres Batu Dicatut Penipuan via WhatsApp, Satu Korban Rugi Rp20 Juta
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Yunan Helmy
09 - Aug - 2024, 04:18
JATIMTIMES - Nama Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata dicatut orang tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksi penipuan melalui WhatsApp (WA), Jumat (9/8/2024). Bahkan, modus penipuan ini sudah memakan korban hingga kerugian puluhan juta.
Polres Batu melalui media sosial resminya menyampaikan imbauan terkait dengan modus penipuan tersebut. Tak lain agar penerima pesan atau pihak yang dihubungi nomor tak dikenal mengatasnamakan kapolres Batu diminta untuk tidak merespons.
Baca Juga : Saka Tatal Jalani Sumpah Pocong di Padepokan Amparan, Begini Hukumnya dalam Islam
Disebutkan bahwa modusnya menelepon korban yang masih terkoneksi maupun tidak terkoneksi dengan kapolres Batu, seolah perlu ditransfer sejumlah uang. Bahkan ada nomor lain yaitu +62 877-8174-8665 yang berperan seolah sebagai jaksa Kejari Batu.
Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata membenarkan terjadinya penipuan tersebut. Pelaku menyasar beberapa orang terdekatnya di beberapa lokasi. Mulao dari Aceh, Bali, dan Magelang.
"Ada korbannya anggota di sejumlah titik, termasuk teman saya," ujar Andi saat dikonfirmasi, Jumat (9/8/2024) sore.
Dikatakan, beberapa yang menjadi sasaran sempat mengonfirmasi terlebih dahulu kepada kapolres Batu. Andi menyebut, diduga aksi pelaku mulai dilakukan Jumat pagi menjelang siang.
"Sepertinya sebelum salat Jumat disebar aksi-aksinya. Terlacak pelaku penipuan ini di Sumut. Area Binjai, yang sedang dalam posisi mobile," ungkapnya.
Andi menambahkan, dilihat dari modus operandi, pelaku sangat profesional. Ia menjelaskan, dari yang dialami korban di Aceh Tengah, pelaku berani melakukan panggilan virtual dengan wajah mirip namun samar dan suara-cara berbicara yang juga memiliki kemiripan.
Baca Juga : Lapas Ngawi Ungkap Penyelundupan Narkotika dalam Sandal
Mengenai hal tersebut, belum bisa dipastikan apakah pelaku menggunakan bantuan kecerdasan buatan (AI) atau tidak. Satu orang diketahui menjadi korban dan harus kehilangan puluhan juta rupiah.
"Korban yang pernah kenal saya masih shock hingga sore ini karena sudah transfer Rp20 juta dari BSI ke Mandiri. Sesaat mulai sadar, dicek ke rekening uang sudah ditarik pelaku dengan pecahan nominal maksimal di ATM," katanya.
Pihaknya dan jajaran Reskrim Polres Batu segera melakukan mitigasi melalui berbagai media sosial. "Kami juga komunikasi dengan sejumlah polres agar tidak ada korban lebih banyak lagi," imbuhnya.
