Calon Wali Kota Malang Mas Dwi Sudah Berbagi Jumat Berkah di 36 Titik

Reporter

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy

19 - Jul - 2024, 08:02

Pembagian Jumat Berkah di salah satu masjid di Kota Malang. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Meski satu nama sudah direkomendasikan oleh Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Malang kepada DPW dan DPP, calon wali kota Malang Dwi Hari Cahyono  atau yang akrab disapa Mas Dwi tak patah semangat. Dia tetap fokus mendekatkan diri dengan masyarakat di Kota Malang. 

Mas Dwi terus berbagi dalam Jumat Berkah. Mas Dwi membagikan makanan gratis di empat titik di wilayah Kota Malang pada Jumat (19/7/2024). Totalnya 450 paket dibagikan di Kecamatan Sukun, Kecamatan Kedungkandang, dan Kecamatan Klojen.

Baca Juga : Permudah Layanan Kesehatan, Pemkot Surabaya Sediakan 1 RW 1 Nakes dan 1 Ambulans Kelurahan

“Dibagikan untuk jamaah di masjid-masjid setelah melakukan salat Jumat. Hari ini ada di empat lokasi di tiga kecamatan,” ungkap relawan Mas Dwi, Didik Supriyanto.

Kegiatan berbagi ini sudah berjalan cukup lama. Hingga saat ini sudah lebih dari 36 titik. Setiap Jumat, ada empat sampai enam titik yang menjadi sasaran Jumat Berkah yang dilakukan untuk mengenalkan Mas Dwi kepada masyarakat di Kota Malang.

“Ini untuk semakin mengenalkan dan mendekatkan Mas Dwi kepada masyarakat di Kota Malang,” imbuh Didik.

Jumat Berkah ini juga sebagai komitmen untuk terus berbagi dan peduli terhadap sesama, sebagai bentuk upaya untuk meringankan beban masyarakat.

Tak hanya itu. Mas Dwi juga sudah menjalankan program mengajak relawan di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS) untuk ziarah wali lima. Targetnya yang harus dipenuhi sebanyak 100 bus untuk diberangkat.

Baca Juga : Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Lantik Direksi Baru Perumda Air Minum Tugu Tirta

Hingga awal bulan Juli lalu, Mas Dwi sudah memberangkatkan bus ke-67 untuk berkeliling ke makam Sunan Bonang di Tuban, makam Sunan Drajat di Lamongan, makam Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim) di Gresik, makam Sunan Giri di Gresik, serta makam Sunan Ampel di Surabaya.

Kemudian, Mas Dwi  juga melakukan Sambang Dulur di tingkatan rukun warga (RW). Sambang Dulur ini cara Mas Dwi bisa mendekatkan diri dengan warga Malang.