Dua Helikopter Angkatan Laut Malaysia Tabrakan di Udara, 10 Awak Kapal Tewas
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
Dede Nana
23 - Apr - 2024, 11:08
JATIMTIMES - Dua helikopter angkatan laut Malaysia bertabrakan di udara saat latihan parade, pada Selasa (23/4/2024). Akibat dari peristiwa itu, 10 awak di dalamnya tewas. Melansir The Guardian, Selasa (23/4), insiden itu terjadi di pangkalan angkatan laut Lumut di negara bagian Perak Barat pada pukul 9.32 pagi pada hari Selasa (0132 GMT).
“Semua korban dipastikan tewas di tempat kejadian dan dikirim ke rumah sakit militer pangkalan angkatan laut Lumut untuk diidentifikasi,” demikian pernyataan angkatan laut.
Baca Juga : Alun-alun Lumajang: Magnet Wisata Libur Lebaran di Bumi Arya Wiraraja
Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan beberapa helikopter terbang dalam formasi. Kemudian salah satu baling-baling pesawat memotong baling-baling lainnya hingga membuat kedua helikopter jatuh ke tanah.
Polisi setempat mengonfirmasi bahwa rekaman tersebut asli dan angkatan laut Malaysia mengatakan akan melakukan penyelidikan mengenai penyebab kecelakaan tersebut. Helikopter yang terlibat adalah helikopter ringan Eurocopter AS555SN Fennec yang membawa tiga awak dan helikopter operasi maritim AW139 dengan tujuh orang di dalamnya.
Diketahui, AW139 diproduksi oleh AgustaWestland, anak perusahaan kontraktor pertahanan Italia Leonardo. Sementara Fennec diproduksi oleh konglomerat pertahanan multinasional Eropa, Airbus.
Menurut laporan The Guardian, AW139 jatuh di kompleks olahraga pangkalan angkatan laut. Sementara Fennec menghantam kolam renang terdekat. Foto-foto juga menunjukkan Fennec hancur berantakan di reruntuhan jalur stadion pangkalan angkatan laut dengan personel penyelamat mengelilinginya serta berbagai puing.
Menteri Pertahanan, Mohamed Khaled Nordin, mengatakan kedua pesawat tersebut sedang berlatih untuk parade merayakan ulang tahun ke-90 Angkatan Laut Kerajaan Malaysia, yang akan diadakan pada Sabtu (27/4).
Saat ini, pihak Angkatan Laut Malaysia tengah melakukan verifikasi identitas awak kapal yang tewas. Di mana semua korban berusia di bawah 40 tahun, kata Mohamed Khaled. Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban. “Bangsa berduka atas tragedi yang menyayat hati dan menyayat jiwa," ungkapnya.
Baca Juga : WNA Tewas Terjatuh ke Jurang, Spot Ranting Pohon di Ijen Banyuwangi Ditutup
“Saya mendapat informasi bahwa akan segera dilakukan penyelidikan oleh Kementerian Pertahanan, khususnya TLDM (Angkatan Laut Kerajaan Malaysia), untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat tersebut,” imbuhnya.
Insiden yang melibatkan helikopter bukanlah hal yang jarang terjadi di negara Asia Tenggara. Bulan sebelumnya, sebuah helikopter penjaga pantai Malaysia jatuh di Selat Malaka tanpa korban jiwa.
Pada tahun 2016, seorang wakil menteri, termasuk di antara mereka yang tewas setelah Eurocopter AS350 jatuh di negara bagian Sarawak, Malaysia.
