Misa Paskah, Gereja Paroki Gembala Baik Batu Tampung 2.000 Lebih Jemaat Warga Malang Raya dan Wisatawan
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Dede Nana
29 - Mar - 2024, 03:09
JATIMTIMES - Umat Katolik di seluruh dunia saat ini sedang memasuki momen perayaan Jumat Agung dan Paskah. Gereja Katolik di Kota Batu telah siap menampung jemaat dalam rangkaian peribadatan.
Salah satunya Gereja Paroki Gembala Baik yang berlokasi di Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu. Dimungkinkan lebih dari 2.000 umat katolik akan ikut serta dalam Jumat Agung hingga Paskah.
Baca Juga : 8 Adab Bertamu di Hari Lebaran Sesuai Anjuran Rasulullah
Jumat Agung dirayakan pada 29 Maret 2024 dan Paskah 31 Maret 2024. Untuk diketahui, Jumat Agung adalah hari yang dirayakan umat katolik setiap tahunnya untuk mengenang Penyaliban Yesus Kristus. Paskah merupakan perayaan utama umat Kristen memperingati kebangkitan Yesus Kristus dari kematian, yang terjadi pada hari ketiga setelah penyalibannya.
Romo Yulius O. Carm. di Gereja Paroki Gembala Baik mengatakan, saat ini momen paskah akan diikuti lebih banyak umat. Terlebih karena mobilitas masyarakat disadari semakin tinggi. Kemungkinan banyak wisatawan yang beragama katolik akan ikut serta perayaan di Kota Batu.
"Dari momen natal kemarin sekitar 40 persen wisatawan dan keluarga. Paskah ini meski lebih banyak dari warga, wisatawan masih antusias," ungkap Romo Yulius kepada JatimTIMES, belum lama ini ditemui.
Antisipasi dilakukan pihak gereja dengan menyiapkan kursi tambahan dan tenda induk di bagian halaman. Di lokasi tersebut juga disediakan beberapa layar proyektor untuk jemaat agar dapat menyaksikan apa yang berlangsung di dalam gereja.
"Masyarakat senangnya paling banyak datang malam paskah. Yaitu malam Minggu, juga karena dari Sengkaling sampai Ngantang hanya satu (gereja katolik) di sini," kata dia.
Jumlah jemaat yang merayakan antusias lebih banyak dibandingkan dua tahun terakhir pasca pandemi. Dan aktivitas wisata membuat banyak umat katolik yang berada di Kota Batu memilih ikut perayaan Paskah di Paroki Gembala Baik.
Baca Juga : Memakai Baju Baru di Hari Raya Idul Fitri, Wajib atau Sunah?
"Kalau dari 2.000 lebih yang datang mungkin umat katolik dari yang berlibur di Batu dan ikt di sini 200 sampai 400 orang," tambahnya.
Ada tiga layar untuk menunjukkan proses Misa Paskah. Pihak gereja juga sudah melakukan kerja sama dengan kepolisian untuk mengadakan pos keamanan. Pada Minggu 31 Maret 2024 akan menjadi momen puncak hari Paskah.
Menurut Yulius, sebenarnya momen Paskah lebih besar dari natal. Pada Jumat Agung yang bertepatan hari ini 29 Maret 2024 digelar visualisasi jalan salib. "Di mana kalau natal allah lahir dari bentuk manusia. Paskah memperingati lahir, lalu menderita di dunia, mati, dan bangkit. Ini inti iman umat katolik," imbuh Yulius.
