Sebut Pendidikan sebagai Prioritasnya, Cak Imin: Menkeu Harus Lulusan Pondok dan Ngerti Penderitaan

Reporter

Mutmainah J

Editor

Yunan Helmy

07 - Feb - 2024, 10:59

Cawapres 01 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menghadiri acara bertajuk Mudzakaroh Guru Madrasah di Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (7/2/2024). Pada kesempatan tersebut, Cak Imin mengatakan tenaga pendidik merupakan program utama Amin (Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar).

"Oleh karena itu, saya udah hitung-hitungan sama Mas Anies nanti pokoknya prioritas utama adalah para pendidik dan guru termasuk dosen tidak dibebani oleh apa pun," kata Cak Imin dalam sambutannya.

Baca Juga :  Hadiri Rapat Kerja Nasional Dharma Wanita Kemenag, DPW UIN Malang Siap Terus Berinovasi

Cak Imin menyebut saat ini nasib pendidikan di tanah air tidak jelas. Dia mengatakan menteri keuangan harus dicari orang yang punya pengalaman menjadi guru.

"Nah niki (ini) juga sama soal pendidikan dan guru, diputar-putar nggak jelas nasib pendidian kita, malah nek (kalau) perlu menteri keuangan iku digolek (itu dicari) menteri keuangan sing (yang) pernah pengalaman jadi guru. Nggih nopo nggih? (Iya apa iya)," kata Cak Imin.

"Nggih," sahut peserta Mudzakaroh Guru Madrasah di Banyuwangi.

Ia kemudian mengatakan menkeu harus ditunjuk dari lulusan pondok jika nantinya Amin menang pilpres. Dia mengatakan menkeu harus orang yang paham tentang masalah pendidikan.

"Jek (yang) ngerti penderitaane iku jek (penderitaannya itu yang) ngerti, nyusun anggaran iku (itu) lho kulo (saya) malah mikir mugo-mugo nek (semoga kalau) menang menteri keuangan kudu (harus) lulusan pondok. Nopo sebabe? (Apa sebabnya?) Wis tahu ngeraksakno urip (udah pernah ngerasain hidup) nggak enak gitu kira-kira. Nek arek (kalau orang) menteri keuangan nggak tahu ngrasakno urip nggak enak ya wis ngene kui (ngerasain hidup nggak enak ya udah kayak gitu), insya Allah mugi-mugi (moga-moga) menang kita tunjuk menteri keuangan yang tepat yang bisa mengatasi masalah-masalah secara langsung," ungkapnya.

Pasangan Anies Baswedan ini lalu berjanji akan memperhatikan nasib para tenaga pendidik jika menang Pilpres 2024. Dia mengatakan hal itu sudah menjadikan kesepakatannya bersama Anies.

Baca Juga : Klarifikasi Iwan Fals Usai Disebut Bakal Isi Kampanye Akbar AMIN di JIS

"Saya berjanji kalau bener-bener ini terwujud menang, Amin, saya dan Mas Anies pasti pertama akan memperhatikan nasib guru-guru di tanah air kita ini," ujarnya.

Lebih lanjut Cak Imin menyebut penunjukan menkeu dari lulusan pondok merupakan visi Amin bukan bentuk personifikasi. Dia mengatakan yang terpenting menkeu harus paham terkait anggaran pendidikan dan penderitaan para pendidik.

"Ya sebetulnya yang paling penting menteri keuangan itu harus ngerti betul penderitaan dan prioritas. Sehingga banyak yang perlu digeser anggarannya, kepada hal-hal yang prioritas, termasuk pendidikan. Ini saya tahu 20 persen pendidikan ini belum tercapai karena banyak kegiatan yang diklaim sebagai pendidikan, sehingga memenuhi unsur 20 persen karena itu butuh yang punya visi mengerti betul penderitaan guru-guru ini," kata Cak Imin.

“Ya itu sebagai visi aja bukan soal personifikasi. Visinya adalah yang mengerti betul penderitaan para pendidik," sambungnya.