Gus Iqdam Ijazahkan Doa Andalan untuk Dibaca di Bulan Rajab 

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

02 - Feb - 2024, 04:05

Pendiri Majelis Ta’lim Sabilu Taubah Muhammad Iqdam Kholid atau dikenal Gus Iqdam. (Foto: TikTok)

JATIMTIMES - Pendiri Majelis Ta’lim Sabilu Taubah Muhammad Iqdam Kholid atau dikenal Gus Iqdam mengijazahkan amalan andalan bisa dibaca pada bulan Rajab. Amalan andalan ini disebut sebagai Sayyidul Istighfar atau Gustinya Istighfar untuk meminta ampun kepada Allah. 

Diketahui, Rajab merupakan bulan ketujuh dalam kalender Hijriah. Rajab sendiri berasal dari kata at-tarjib yang artinya 'memuliakan'. Rajab juga diartikan sebagai bulan istimewa karena merupakan salah satu bulan haram.

Baca Juga : Gus Iqdam Ijazahkan Doa Andalan untuk Dibaca di Bulan Rajab 

Mengapa bulan haram? Pasalnya kaum muslimin dilarang melakukan peperangan maupun perbuatan haram. Sebaliknya, selama bulan haram ini, umat muslim sangat dianjurkan untuk meningkatkan ketaatan dengan melakukan berbagai amal kebaikan. Misalnya puasa, salat malam, zikir dan memperbanyak selawat dengan harapan akan memperoleh keberkahan dari Allah SWT. 

Menurut pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikam II di Desa Karanggayam, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Jawa Timur,  itu, bacaan Sayyidul Istighfar adalah doa andalan di bulan Rajab. 

"Sing andalan malih dungo nopo gus wulan rejeb niki. Sing top malih. (Yang diandalkan doa apa gus di bulan Rajab ini. Doa yang paling bagus lagi dibaca di bulan Rajab)," ujar Gus Iqdam, dikutip TikTok panutan umat. 

Menurut Gus Iqdam, di bulan Rajab,  Allah mudah memberikan ampun kepada umatnya. 

"Mocoho Sayyidul Istighfar, Gustine Istighfar, gen nyapo? Gen dingapura karo Gusti Allah. Njenengan niki nek wes gawe dosa sak arat-arat, gen dingapuro karo Gusti Allah. (Bacalah Sayyidul Istighfar, Gustinya istighfar, biar apa? Biar diampuni Allah. Kamu ini kalau berbuat dosa menumpuk-numpuk, biar diampuni oleh Allah)," kata Gus Iqdam. 

"Gek niku wau kulo aturaken Gusti Allah lagi loman-lomane wulan niki. (Dan seperti apa yang saya bilang tadi, Allah sedang murah-murahnya memberikan ampun kepada umatnya di bulan Rajab ini)," sambungnya. 

Berikut ini bacaan Dayyidul Istighfar yang diijazahkan Gus Iqdam. jika membacanya di bulan Rajab, akan mudah diampuni dosanya: 

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

"Allahumma anta robbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa anna 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika. Mastatha'tu a'uudzu bika min syarri maa shana'tu abuu u laka bini' matika 'alayya wa abuu-u bidzanbii faghfir lii fa innahu laa yagfirudz dzunuuba illa anta"

Artinya:

Baca Juga : Jelang Pencoblosan Pemilu 2024, Bawaslu Kabupaten Malang Terima Dua Laporan Perusakan APK

"Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau." (HR Bukhari). 

Menurut Gus Iqdam, selama bulan Rajab, umat muslim disarankan untuk membaca Sayyidul Istighfar sebanyak tiga kali pada pagi hari dan sore hari. 

"Niki woconen isuk ping telu, sore ping telu. Gak usah akeh-akeh. Mpun to InsyaAllah setahun yang akan datang, wajahmu cerah, dosa-dosanya dingapuro, uripmu enteng. (Ini bacalah tiga kali pagi hari, sore juga tiga kali. Tak perlu banyak-banyak. Sudahlah, insya Allah setahun yang akan datang, wajahmu cerah, dosa-dosanya diampun, hidupmu mudah)," ungkap Gus Iqdam. 

"Gus kulo niki nyambut gawe nopo to ya Allah kok kayak panggah enek masalah ae. Bisnis kok panggah enek masalah. Mumpung ini bulan Rajab, Gusti Allah lagi loman-lomane, njaluk ngapuro nang gusti Allah. Curhato nang gusti Allah. (Gus saya ini bekerja kenapa selalu ada masalah. Bisnis selalu saja ada masalah. Karena ini bulan Rajab, maka minta ampunlah kepada Allah, karena Allah sedang murah memberi ampun. Curhatlah pada Allah)," sambungnya. 

"Siapa tahu kegagalan dalam hidup kita, karena banyaknya dosa yang kita perbuat. Maka dari itu kita lebur, minta ampun ke gusti Allah," pungkas Gus Iqdam. 

Sebagai informasi tambahan, berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2024 yang diterbitkan Kementerian Agama, tanggal 1 Rajab 1445 H jatuh pada Sabtu, 13 Januari 2024. Sementara itu, bulan Rajab akan berakhir pada tanggal 29 Rajab 1445 atau bertepatan dengan hari Sabtu, 10 Februari 2024. Dan kemudian akan dilanjutkan dengan bulan Syakban.