Kalahkan Zara dan H&M, Brand Ini Naik Daun

13 - Dec - 2023, 09:02

Booth of fashion retailer Shein during the first China International Supply Chain Expo (CISCE) in Beijing, China November 28, 2023 (Foto: Florence Lo)

JATIMTIMES - Shein berhasil mendapatkan penghasilan sebanyak $23 miliar (sekitar Rp 350 triliun) pendapatan global pada tahun 2022. Dengan penjualan hampir sepenuhnya online, pencapaian Shein ini melebihi Zara dan H&M.

Shein menyumbang hampir satu per lima dari pasar fast fashion global pada tahun 2022, mengungguli Zara dan H&M. Harga murah Shein, seperti kaos seharga $5 (± Rp 70 ribu) dan sweater seharga $10 (± Rp 150 ribu), menarik banyak pembeli.

Baca Juga : 6 Resep Bumbu Sosis Bakar yang Enak, Cocok untuk Menu Malam Tahun Baru

Analisis menyebutkan bahwa kekuatan Shein sebenarnya terletak pada kemampuannya untuk memproduksi dengan cepat. Shein dianggap mampu meningkatkan kecepatan produksi. Hal ini menjadi ancaman serius bagi Inditex dan H&M.

Beberapa analis menyatakan bahwa Shein memiliki kesamaan dengan Zara dan H&M, yaitu dalam konsep fast fashion yang menghadirkan gaya-gaya terbaru dengan harga terjangkau. Namun, Shein juga mendapatkan kritik karena siklus produksinya yang sangat cepat, yang dianggap melibatkan pelanggaran hak kekayaan intelektual.

Shein memiliki strategi utama, yaitu memanfaatkan pemasok yang sebagian besar berbasis di Tiongkok, berbeda dari tren manufaktur tradisional. Hal ini memungkinkan Shein menciptakan model bisnis yang berbeda dari saingannya seperti Zara dan H&M.

Salah satu keunggulan Shein lainnya adalah rantai pasokannya yang sangat fleksibel. Maksudnya adalah Shein bisa menerima pesanan kecil di awal dan meningkatkan produksi berdasarkan permintaan. Sebaliknya, Zara dan H&M masih mengandalkan pada prediksi gaya apa yang akan menarik minat pembeli dan memerlukan waktu produksi yang lebih lama.

"Sebagian besar, Zara atau H&M masih memprediksi tren mode. Kemudian mereka melakukan pemesanan produk tersebut dalam jumlah besar antara tiga hingga 12 bulan sebelum penjualan," kata Simon Irwin, seorang mantan analis Credit Suisse yang telah meneliti strategi harga Shein.

Walaupun Shein memiliki kelebihan di atas, Zara sebenarnya tak kalah cepat. Kecepatan pengiriman Zara dalam mengirimkan produk kepada pelanggan adalah kelebihannya. Dan jika pelanggan tidak puas, Zara secepat mungkin mengembalikannya ke sistem untuk memaksimalkan kemungkinan penjualan dengan harga penuh. 

Baca Juga : Cara Memasak Sarden Kalengan yang Enak dan Praktis, Yuk Coba!

Dalam periode November 2022 hingga November 2023, Zara dan H&M masing-masing memperkenalkan 40.000 dan 23.000 produk baru di pasar Amerika Serikat. Sementara Shein memperkenalkan 1,5 juta produk, 37 kali lipat lebih banyak daripada Zara dan 65 kali lipat lebih banyak daripada H&M.

Meskipun Zara dan H&M masih bekerja sama dengan pemasok di Tiongkok, Inditex dan H&M memiliki basis manufaktur yang besar di negara lain. Sebanyak 98% produksi Inditex dilakukan di 12 negara, termasuk Portugal, Maroko, Turki, dan Spanyol. H&M memiliki Bangladesh dan Tiongkok sebagai pasar produksi pakaian terbesarnya.

Persaingan dengan Shein mendorong Zara, Inditex dan H&M untuk mengevaluasi dan mengadaptasi model bisnis mereka guna tetap bersaing di pasar pakaian dan aksesori murah.