4 Hal Ini Jadi Penyebab Hancurnya Rumah Tangga, Segera Berbenah 

Reporter

Binti Nikmatur

22 - Sep - 2023, 03:24

Ilustrasi pertengkaran suami istri. (Foto: Google)

JATIMTIMES - Namanya menikah, artinya kamu dan pasangan sudah mengucapkan janji sehidup semati. Namun tak bisa dipungkiri, di zaman sekarang ini, banyak pasangan yang tak segan bercerai karena berbagai alasan. Bahkan ada yang sampai melakukan kekerasan dalam rumah tangga hingga dampak terburuknya bisa sampai membunuh. 

Ada banyak alasan pemicu pertengkaran, entah itu karena selingkuh, tidak cocok, tidak sanggup mengikuti kemauan pasangan, atau lain sebagainya.

Baca Juga : DPUPRPKP Kota Malang Beberkan Penyebab dan Penanganan Banjir di Kota Malang

Dr. John Gottman dalam The Four Hosemen menyebutkan ada empat hal yang bisa menjadi penghancur hubungan pernikahan. Berikut ini 4 hal yang menjadi penyebab hancurnya rumah tangga:

1. Kritik Pedas dan Sikap Menyalahkan

Suami istri tidak dapat melihat kebaikan dan keunggulan dari pasangan. Tidak dapat melihat kesalahan diri sendiri yang menyebabkan pertengkaran. 

Misalnya suami menganggap istri tidak becus menjadi ibu sehingga anak mereka menjadi bandel dan suka berkelahi. Tapi suami lupa bahwa tanggung jawab menjadi orang tua jatuh pada keduanya. 

2. Sikap Membenci dan Merendahkan

Berbahaya apabila suami atau istri suka membandingkan pasangannya dengan orang lain, dan menunjukkan kebencian dengan mengungkit berbagai kelemahan pasangan. Misalnya istri mengatakan "aku nyesel nikah sama kamu. Coba aja dulu aku nikah sama si A pasti hidupku bahagia dan kaya raya". 

3. Sikap Membela Diri dan Mencari-cari Alasan

Baca Juga : Mengenal Manfaat Tanaman Daun Ungu atau Handeuleum

Suami atau istri kerap tidak mengakui kesalahan dan berbelit soal alasan adalah hal yang membahayakan dalam rumah tangga. Misalnya suami terlalu sibuk di luar rumah, dan di luar rumah suami kerap menyalahkan istri yang membuatnya tidak nyaman di rumah. 

4. Sikap Mendiamkan (Mengabaikan)

Terkadang setelah terjadi pertengkaran, tak jarang suami atau istri lebih sering mendiamkan pasangannya. Itu biasanya terjadi lantaran marah dan memendam marahnya sendiri. 

Contoh lain, misalnya suami meminta istri untuk menerima ibunya yang akan tinggal bersama. Istri memang tidak menentang tapi selama ibu mertua di rumah, istri mengabaikan kebutuhan si ibu atau si ibu justru kerap terlalu ikut campur. Ini adalah contoh yang tidak baik. 

Demikian beberapa hal yang bisa memicu runtuhnya rumah tangga. Jika hal itu terjadi pada rumah tanggamu, segera berbenah, supaya tak sampai terjadi perceraian. Semoga bermanfaat.