Melestarikan Budaya Tionghoa, Universitas Ma Chung Mengadakan Festival Kampung Pecinan
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
A Yahya
21 - May - 2023, 02:30
JATIMTIMES - Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Ma Chung bekerja sama dengan Yayasan Kelenteng Eng An Kiong dan Forum Komunikasi Warga Tionghoa Malang Raya mengadakan Festival Kampung Pecinan. Kegiatan yang diselenggarakan Sabtu, (20/5/2023) di Kelenteng Eng An Kiong ini mengusung tema The Harmony of Komodo Dragon and Phoenix.
Wakil Rektor I Universitas Ma Chung, Prof. Dr. Patrisius Istiarto Djiwandono, dalam sambutannya menyampaikan, ditengah keberagaman yang ada, tentunya meneruskan perjuangan bangsa kedepan tetap menjadi sebuah keharusan.
Baca Juga : Viral, Tim Indonesia Kumpulkan Sampah Diabadikan Video Netizen Kamboja
"Untuk kita semua, kiranya menjadi berkat yang melimpah dengan adanya acara pada pagi hari ini," paparnya.

Ketua Yayasan Kelenteng Eng An Kiong Rudy Phan yang hadir dalam kegiatan juga memberikan sambutan. Pihaknya menyampaikan rasa terimakasih kepada Universitas Ma Chung dan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan Festival Kampung Pecinan ini.
Dijelaskannya, Festival Kampung Pecinan ini untuk memperkenalkan tradisi Cina, tradisi Tiongkok kepada masyarakat di Malang.
"Untuk itu, dalam festival tersebut juga menyediakan beberapa stand makanan maupun minuman yang bisa dinikmati," jelasnya.

Selain itu, festival ini juga untuk mewadahi komunitas Tionghoa maupun para pelajar dalam mengekspresikan diri untuk terkait budaya Tionghoa. Mahasiswa Universitas Ma Chung juga menampilkan kemahiran dalam memainkan alat musik khas Cina, yakni erhu dan alat musik Guzheng.
“Kami bersama-sama ingin memperkenalkan budaya Tionghoa kepada masyarakat umum dan acara ini bisa menjadi wadah bagi komunitas Tionghoa untuk gummengekspresikan kebudayaan Tionghoa yang ada, memberikan wadah kepada pelajar untuk mengembangkan potensi diri yang berhubungan dengan budaya Tionghoa serta sebagai sarana edukasi dan hiburan bagi masyarakat umum," tambah Anggrah Diah Arlinda, SS, MTCSOL selaku Kepala Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Ma Chung.

Eucharistia Anayvelim Silola selaku ketua pelaksana festival kampung pecinan ini menambahkan, Universitas Ma Chung juga memperkenalkan Program Studi (Prodi) yang ada di kampus tersebut, khususnya Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin.
Baca Juga : Miris, Tak Ada Imam dan Khotib, Satu Kampung di Bekasi Tak Lakukan Salat Jumat
"Kami melaksanakan acara ini juga agar Universitas Ma Chung bisa dikenal sebagai universitas yang memiliki kredibilitas dalam acara Festival Kampung Pecinan, memperkenalkan Prodi di Universitas Ma Chung khususnya Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin. Selain itu, mempromosikan Universitas Ma Chung ke masyarakat luas," ungkapnya.
Sementara itu, dalam Festival Kampung Pecinan ini juga
menampilkan beberapa peserta yang mengikuti lomba shufa, dubbing, video pendek dan menyanyi. Diakhir kegiatan, juga diisi dengan pemberian doorprize serta penampilan barongsai dari Kelenteng Eng An Kiong.
