Kunjungan Wisata Kampung Tematik di Malang Berangsur Meningkat

Reporter

Riski Wijaya

Editor

Dede Nana

04 - May - 2023, 01:48

Kampung Warna-Warni Jodipan.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Jumlah kunjungan pada Kampung Tematik di Kota Malang menunjukan trend positif selama libur lebaran. Hal tersebut dinilai cukup bagus dan ditangkap sebagai momen kebangkitan kampung tematik di Kota Malang.

Sebab sebelumnya, kunjungan wisatawan ke Kampung Tematik di Kota Malang cukup terpukul karena kondisi pandemi Covid-19. Namun memang secara berangsur mulai kembali menjadi jujugan wisatawan. 

Baca Juga : Yuk Melihat Pahatan Batu Tulisan Presiden RI Pertama dan M. Hatta di Selecta

"Seperti misalnya di Kayutangan, itu saat Lebaran kemarin sudah mencapai 200 kunjungan per hari nya. Itu yang ke dalam kampung, bukan yang di Koridor Kayutangannya," ujar Koordinator Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kota Malang Isa Wahyudi. 

Pria yang akrab disapa Ki Demang ini mengatakan, dari 22 kampung tematik di Kota Malang, setidaknya 15 kampung tematik yang aktif berkegiatan. Dan hasilnya memang terlihat mulai ada peningkatan kunjungan wisatawan. 

Contoh lainnya seperti di Kampung Tridi dan Kampung Warna-Warni. Dua kampung yang letaknya berseberangan ini mulai meningkat kunjungan wisatanya. Baik wisatawan Indonesia maupun mancanegara. 

Ki Demang yang juga pegiat budaya di Kampung Budaya Polowijen (KBP) ini mengatakan, Kampung Tridi dan Kampung Warna Warni merupakan kampung tematik yang tipe kunjungannya harian. Dan tidak menggunakan tiket masuk. 

"Kami masih belum boleh menyebutnya tiket masuk, tapi pengganti souvenir. Rata-rata Rp 5.000," jelas Ki Demang. 

Baca Juga : Ngotot Jualan di Alun-Alun Merdeka, Seorang Pedagang Makanan Diamankan

Menurutnya di dua kampung ini kunjungannya mencapai 100 wisatawan per harinya. Jumlah tersebut meningkat cukup signifikan saat weekend atau saat high season. 

"Kalau weekend, bisa meningkat 200 persen bahkan sampai 300 persen," imbuh Ki Demang. 

Untuk itu, pihaknya berkomitmen terus memberikan dukungan agar kampung tematik di Kota Malang bisa terus berkembang. Terbaru, pihaknya tengah berupaya agar Kampung Tematik di Kota Malang bisa bersertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).