Hukum Rindu dengan Pasangan yang Telah Meninggal Diperbolehkan, Tapi...

07 - Apr - 2023, 04:18

Ilustrasi pasangan yang dilanda kerinduan (pixabay)

JATIMTIMES - Ditinggal seseorang yang dicintai tentu sangat menyedihkan. Bahkan, tak jarang juga banyak ditemui mereka yang ditinggal seseorang yang dicintai sangat merasa terpuruk. 

Cinta dan rindu mereka kepada orang yang meninggalkan mereka justru bertambah kuat. 
Sehingga membuat seseorang tersebut kadang melampiaskan rasa rindunya dengan berlebihan.

Baca Juga : Nota Pembelaan AG Sudah Dibacakan, Pengacara David Nilai Pleidoi AG Tak Rasional 

 

Lalu bagaimana menurut pandangan syariat tentang luapan perasaan rindu dan cinta ini? berdosakah? Atau malah hal ini termasuk sebuah syirik?

Diolah dari Kalam Sindo, Ustadz Setiawan Tugiyono menjelaskan, bahwa memiliki perasaan cinta dan rindu kepada pasangan yang sudah meninggal merupakan hal yang tak menjadi masalah. Menurutnya, ada sebuah cinta yang dimaklumi dalam syariat.

Seperti halnya mahabbah tobiiyah atau perasaan cinta secara tabiat, contohnya adalah cinta istri kepada suami atau cinta suami kepada istrinya. Hal ini ditegaskan olehnya adalah hal yang diperbolehkan. Namun dengan catatan, hal tersebut tetap saja tidak boleh mengalahkan kecintaan kepada Allah SWT.

Bahkan, pernah satu waktu, Rasulullah SAW yang telah beristrikan Aisyah, sempat menyebutkan nama Khadijah. Hal ini pun sempat membuat Aisyah cemburu. Hal ini juga dijelaskan dalam hadits.

Baca Juga : Bawaslu Banyuwangi Minta KPU Perbaiki Penetapan DPS Pemilu 2024 

 

"Saya tidak pernah merasa cemburu pada istri-istri Nabi SAW yang lain sebagaimana cemburu saya pada Khadijah. Padahal saya belum pernah bertemu dengannya, dan saya tahu Khadijah karena betapa banyaknya Nabi sallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkannya. Terkadang juga Beliau menyembelih seekor kambing, kemudian mencari sanak kerabat Khadijah, dan Nabi memberikan hadiah daging kambing tersebut pada mereka" (HR al-Tirmidzi no: 3875). 

Dari apa yang dilakukan Rasulullah, tentunya menjadi sebuah pelajaran. Bahkan, Rasulullah terkadang juga menyembelih kambing untuk dihadiahkan kepada kerabat Khadijah. Meski demikian, tentu alangkah baiknya jika seseorang yang telah kembali menjalani bahtera rumah tangga tak lagi menyebutkan pasangan terdahulu guna menghormati pasangan saat ini.