Polisi Tulungagung Bakal Pasang Water Barrier di Dua Jembatan Sepanjang 1,5 KM

Editor

A Yahya

23 - Apr - 2022, 06:32

Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Muhammad Bayu Agustyan usai apel gelar pasukan operasi ketupat 2022 di halaman Kantor Pemkab. Jumat 22/4/2022. (Foto: Agus for TulungagungTIMES)

JATIMTIMES -  Ada dua titik jalan diprediksi mengalami kemacetan  di Tulungagung saat puncak mudik Idul Fitri 2022.

2 titik rawan kemacetan itu pertama adalah jembatan lembu peteng dan kedua adalah jembatan ngujang satu sisi utara karena pada titik itu ada simpang 3. Untuk mengurai kemacetan pada titik itu, petugas akan memasang water barrier mulai 27 April 2022.

Baca Juga : 9 Hari Ini Tidak Dianjurkan bagi Umat Islam Berpuasa

Hal itu sebagaimana hasil koordinasi dan komunikasi antara Satlantas Polres Tulungagung dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Tulungagungm

"Akan dipasang water barier sepanjang jembatan lembu peteng sehingga nanti kendaraan dari arah selatan atau utara tidak bisa mengambil arah motong jalan, artinya yang dari utara langsung ke timur dan yang dari selatan langsung ke barat," kata Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Muhammad Bayu Agustyan.

Selain jembatan lembu peteng, lanjut Bayu, water barrier juga akan dipasang di jembatan ngujang satu ke arah utara, sehingga nanti kendaraan dari arah timur tidak bisa langsung mengambil ke awah utara atau langsung dibuang ke selatan.

Kemudian untuk alih arus kendaraan besar terutama yang kendaraan2 pengangkut sembako itu nanti yang dari arah kediri tetap kita lewatkan kota, namun yang dari arah trenggalek itu nanti langsung kita arahkan melalui jetakan karangrejo. 

"Water barrier dipasang kurang lebih sepanjang 1,5 KM supaya nanti tidak ada yang putar balik di ujung di water barrier," imbuhnya usai apel gelar pasukan operasi ketupat 2022. Jum'at (22/4/2022) kemarin.

Baca Juga : Awal Mula Idul Fitri, Ternyata Bertepatan dengan Peristiwa Badar dan Penuh Keistimewaan

Menurut Bayu, sistem yang akan diterapkan untuk mengurai kemacetan pasa titik-titik rawan kemacetan di Tulungagung salah satunya adalah pemasangan water barrier. Dengan penerapan sistem tersebut, diharapkan bisa mengurangi beban kendaraan yang ada di dalam kota.

Dirinya juga berharap, pada tanggal puncak arus mudik sudah tidak ada kendaraan-kendaraan besar yang beroperasi kecuali kendaraan pengangkut pasokan sembako, minyak dan sebagainya.

Untuk puncak kemacetan di Tulungagung, Bayu memprediksi akan terjadi pada 29 April 2022 mendatang dan dirinya mengaku sudah menyiapkan langkah-langkah antisipasi salah satunya menyiapkan kesiapan jalur mengurai kemacetan itu.