Gelar Ritual di Pantai Selatan, 23 Orang Terseret Ombak Pantai Watu Ulo, Tiga Ditemukan Meninggal

Reporter

Moh. Ali Mahrus

Editor

A Yahya

13 - Feb - 2022, 03:45

Anggota Tim SAR saat mengevakuasi jamah ritual yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (foto : istimewa / Jember TIMES)

JATIMTIMES – Ritual yang dilakukan oleh 23 jemaah Padepokan Tunggal Jati Nusantara asal Desa Dukuhmencek, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember di Pantai Payangan dan Watu Ulo, pada Minggu (13/2/2022) dini hari berbuah petaka. Saat ritual baru berjalan 1 jam, tiba-tiba ombak besar datang dan menyeret para jemaah ritual. Akibat dari kejadian ini, 3 orang meninggal dunia, 8 dinyatakan hilang, dan 12 orang orang lainnya selamat.

Informasi yang berhasil dihimpun jatimTIMES, pada Sabtu malam rombongan jemaah Tunggal Jati Nusantara terdiri berangkat menuju menuju pantai Payangan Dusun Watu Ulo Desa Sumberjo Ambulu Jember dari padepokan menggunakan minibus Elf nopol DK – 7526 VF . Mereka tiba di lokasi ritual pada pukul 23.00 WIB.

Baca Juga : Jalan Penghubung Dua Kecamatan di Tulungagung Diterjang Banjir

Kemudian 23 jamaah minus Sopir menggelar ritual di pinggir pantai yang ada di selatan Bukit Samboja. “Saat itu salah satu saksi yakni Saladin yang mengelola tempat wisata Bukit Samboja sudah mengingatkan kepada rombongan agar tidak di tepi pantai karena ombak sedang besar, namun mereka tetap nekat menggelar ritual,” ujar Kapolsek Ambulu AKP. Makruf S.Sos saat dikonfirmasi Minggu (13/2/2022) pagi.

Saat sedang ritual itulah, tepatnya pada pukul 00.25 dini hari, ombak besar datang dan menyeret seluruh jemaah. Atas kejadian ini, beberapa orang yang selamat langsung meminta pertolongan kepada warga sekitar, dan menghubungi pihak Polsek Ambulu.

“Kami begitu mendapat laporan adanya orang yang terseret ombak, langsung koordinasi dengan TNI dan SAR, dan jam 1 dini hari kami tiba di lokasi, dan melakukan evakuasi kepada korban yang selamat dan yang meninggal. Tadi malam 2 orang ditemukan meninggal dan pagi ini 1 korban meninggal kembali ditemukan,” pungkas Kapolsek.

Baca Juga : Toko Lai Lai Somasi dan Tuntut Permintaan Maaf Keluarga Positif Covid-19 yang Sempat Singgah

Sampai berita ini ditulis, petugas gabungan dari Polisi, TNI, Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap korban, sedangkan korban selamat dan yang ditemukan meninggal langsung di bawa ke Puskesmas Ambulu.