Top, RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kini Miliki E-BLUD dan E-Rekam Medis

Reporter

Aunur Rofiq

Editor

A Yahya

23 - Jun - 2021, 11:32

Launching E-BLUD dan E-Rekam Medis oleh Bupati Blitar Rini Syarifah.(Foto : Team BlitarTIMES)

BLITARTIMES - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngudi Waluyo Wlingi terus berbenah dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Beragam inovasi dilakukan. Diantaranya dengan meluncurkan program E-BLUD dan E-Rekam Medis.

Demi memaksimalkan pelayanan, RSUD milik Pemkab Blitar ini juga segera memiliki gudang baru ruang rawat inap anak dan ruang bedah.

Baca Juga : Misteri Pria Tewas Bersimbah Darah, Warga Sebut Korban dan Keluarga Jarang Srawung Tetangga

Peluncuran program E-BLUD dan E-Rekam Medis serta peletakan batu pertama gedung baru ruang rawat inap anak dan ruang bedah digelar pada Rabu (23/6/2021). Dihadiri Bupati Blitar Rini Syarifah, acara digelar dengan menerapkan protokol kesehatan ketat di ruang terbuka.

“Ini adalah bentuk komitmen kita untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di masyarakat. Dengan pelayanan prima, masyarakat tidak perlu untuk jauh-jauh berobat ke daerah lain,” kata Bupati Blitar, Rini Syarifah.

Dengan E-BLUD dan E-Rekam Medis, pemeriksaan kesehatan akan benar-benar transparan. Dengan layanan ini masyarakat bisa ikut memantau karena semua sudah terlihat.

“Inovasi  ini klop dengan program E-Goverment.  Hadrinya E - Rekam Medis ini akan semakin memudahkan pelayanan untuk masyarakat," tukas orang nomor satu di Kabupaten Blitar.

Sementara Direktur RSUD Ngudi Waluyo Woro Indah Utami mengatakan, pembangunan gedung baru ruang rawat inap anak dan ruang bedah ini menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan sudah direncanakan sejak tahun 2020. Pihaknya menargetkan pembangunan gedung baru ini selesai akhir tahun ini dan bulan Desember 2021 sudah bisa digunakan.

Baca Juga : Ditemukan Bersimbah Darah dan Banyak Luka, Warga Tulungagung Ini Akhirnya Tewas di RS

“Nantinya untuk bangunannya sudah sesuai standar rawat inap terbaru. Kami berharap ini bermanfaat bagi masyarakat," ungkap  Woro.

Sementara soal sistem E-BLUD, Woro menjelaskan nantinya pelayanan akan lebih efisien,  teliti dan transparan. Termasuk soal penggunaan anggaran, yang akan ada peringatan jika ada kelebihan.Tak hanya itu, RSUD Ngudi Waluyo juga terpilih sebagai salah satu dari 100 rumah sakit di Indoensia yang menjadi pilot projek E-Rekam Medis. Dengan rekam medis elektronik, pelayanan kepada pasien bisa dilakukan dengan cepat, karena semua menggunakan sistem elektronik.

“Kita nanti tidak akan pakai kertas lagi. Pasien tinggal daftar rekam medis sudah ada di poli rawat inap, apotek dan penunjang lain sehingga pelayanan cepat. Pelayanan juga akan tepat dan teliti karena rekam medis pasien  100 persen ada. Bahkan ini bisa pasien datang utuk rawat inap sampai pulang nanti tetap ada notifikasi untuk kontrol.sehingga pasien penyakit kronis akan lebih disiplin," pungkasnya.