Siraman Gong Kyai Pradah Digelar Tertutup di Tengah Pandemi Covid-19
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Yunan Helmy
31 - Oct - 2020, 11:30
Siraman Gong Kyai Pradah adalah ritual budaya yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh masyarakat eks Kawedanan Lodoyo di Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar. Ritual ini digelar di Alun-Alun Lodoyo setiap bulan Rabiul Awal, bertepatan dengan Maulid Nabi Muhamamd SAW.
Namun, pandemi covid-19 membuat pelaksanaan Siraman Gong Kyai Pradah tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Ya, tahun ini Siraman Gong Kyai Pradah dilaksanakan secara terbatas dan tertutup, Sabtu (31/10/2020).
Baca Juga : Besok, Bioskop di Kota Malang Diizinkan Beroperasi Kembali
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Blitar Budi Santosa mengungkapkan, Siraman Gong Kyai Pradah tahun ini tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Seluruh yang terlibat wajib menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti masker, faceshields dan menjaga jarak untuk menghindari kerumunan.
“Meski libur panjang, agenda ini tetap kami gelar secara tertutup dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat sesuai dengan surat edaran Kemendagri. Siraman Gong Kyai Pradah ini kami gelar untuk nguri-nguri budaya,” ungkap Budi Santosa.
Untuk menghindari kerumunan massa, Siraman Gong Kyai Pradah kali ini digelar pada pagi hari. Pjs bupati bersyukur pelaksanaan Siraman Gong Kyai Pradah tahun ini berjalan lancar meski dilaksanakan di tengah pandemi.
“Alhamdulilah prosesi Siraman Gong Kyai Pradah berjalan lancar serta petugasnya juga benar - benar menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Kami berharap semoga tradisi ini ke depannya dapat dilestarikan dengan baik dan musibah covid-19 segera berakhir di bumi pertiwi,” pungkasnya.
