Cegah Anak di Gunungronggo Kecanduan Gadget, KKN Unikama Beri Pemahaman Lewat Sosialisasi
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Dede Nana
25 - Aug - 2020, 01:58
Selama masa pandemi Covid-19, sistem pembelajaran dilakukan dengan sistem daring. Karena itu, saat ini anak-anak Sekolah Dasar (SD) hingga SMP banyak yang menggunakan gadget sebagai sarana untuk belajar. Namun dalam pemanfaatan gadget, khususnya diusia SD rentan terjadinya penyalahgunaan, bilamana dalam pemakaiannya tanpa ada pengawasan orang tua.

Dampak buruk tanpa pengawasan, yakni bisa saja anak-anak yang memakai gadget lupa waktu atau memakai gadget dalam waktu yang over. Hal itu tentu juga berdampak pada sisi lainnya, yakni kesehatan mata maupun sikap bagi anak.
Baca Juga : KKN-PPM UGM Bantu Kembangkan Desa Wisata Budaya Desa Jaten Ngawi melalui Wiyata Budaya
Karena itu, melihat dampak buruk dalam pemakaian gadget jika tanpa pengawasan, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) di Desa Gunungronggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, mengadakan sosialisasi antisipasi penyalahgunaan gadget terhadap anak.
Rohidatul Novianti Putri, salah satu peserta KKN Unikama, menjelaskan, jika ia dan teman-teman KKN kemudian berinisiatif dengan memberikan sosialisasi dan bimbingan kepada anak-anak SD di sekitar lingkungan mereka KKN.
“Mereka masih anak-anak perlu waktunya digunakan lebih banyak untuk belajar secara maksimal meskipun dalam keadaan seperti ini," ucapnya.
"Dalam kegiatan ini, kami mensosialisasikan bahaya candu gadget dan dampak negatif serta positif bagi kesehatan dan sosial terutama bagi anak-anak. Disamping itu kami juga memberikan solusi bagaimana sebaiknya menggunakan gadget dengan bijak dan bagaimana jika menghadapi anak-anak yang sudah kecanduan gadget terutama untuk anak-anak murid kelas 1 SD di desa Gunungronggo ini,” lanjut Rohidatul Novianti.
Antusiasme dari para anak-anak pun, masih kata Rohidatul sangat bersemangat sekali mengikuti acara, dari awal hingga ahkir. Bahkan para wali murid dan orangtuanya pun juga mengapresiasi dan mendukung apa yang dilakukan teman-teman KKN Unikama.
Sementara itu, Siti Zulaifa, wali murid salah satu anak tersebut, mengaku begitu senang dengan adanya sosialisasi yang dilakukan oleh KKN Unikama. Sebab di situ, para orang tua yang sebelumnya belum terlalu paham, bahkan tidak mengerti tentang pemakaian gadget yang bijak, menjadi lebih mengerti dan paham perihal tersebut.
“Benar yang dikatakan mahasiswa KKN, ada permainan yang juga mengarah ke belajar. Jadi anak-anak bisa bermain dengan belajar dan bisa mengatur hal apa saja yang boleh diakses anak-anak. Karena jika gadget bisa diatur penggunaanya bisa memiliki banyak manfaat," tuturnya.
Baca Juga : Kompak, 10 Kampus UIN Wadul ke DPD RI: Susah Buka Prodi Umum
Di sisi lain, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Gatot Sarmidi, M.Pd. sangat setuju dengan diadakannya program sosialisasi penyalahgunaan gadget. Sebab, pengetahuan mengenai pemakaian gadget secara bijak, memang harus ditanamkan sejak dini agar terhindar dari hal-hal negatif manakala mengunakan gadget.
“Saya berharap, dengan sosialisasi ini anak-anak bisa terbantu dalam pembelajaran daring. Karena saat ini masa Covid tidak bisa belajar secara langsung,” pungkasnya.
