Dorong Motor, Penjual Sayur Keliling di Blitar Meninggal Mendadak usai Batuk-batuk

Reporter

Aunur Rofiq

Editor

A Yahya

23 - Jul - 2020, 01:26

Petugas saat mengevakuasi jasad korban Novi Anton.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Ketenangan warga Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar mendadak digemparkan dengan kematian penjual sayur keliling. Penjual diketahui bernama Novi Anton (35) warga Kelurahan Kademangan. Dia diketahui meninggal dunia di sebuah bengkel di Tuliskriyo, Rabu (22/7/2020). 

Informasi yang dihimpun dari kepolisian, Anton ditemukan tak bernyawa sekitar pukul 08.50 WIB. Awalnya, sepeda korban milik korban mengalami bocor. Korban kemudian menghubungi temannya untuk menjemput dan membantu mengantar ke tempat tambal ban. 

Baca Juga : Cari Cacing di Sungai, Pemancing di Blitar Temukan Granat dan Amunisi

"Teman korban sampai di lokasi membantu korban mendorong sepeda motornya ke bengkel tambal ban yang jaraknya sekitar 50 meter ke arah utara.  Sesampai di bengkel tambal ban, korban mengalami batuk-batuk dan kemudian jatuh ke arah depan dan pingsan," ungkap Kasubag Humas Polres Blitar Kota, Iptu Ahmad Rochan.

Karena panik, warga setempat kemudian melaporkan kejadian ini kepada perangkat Desa Tuliskriyo. Laporan kemudian dilanjutkan dengan menghubungi Polsek Sanankulon. 

“Petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian. Perangkat desa kemudian menghubungi bidan Desa Tuliskriyo. Bidan desa tiba dan mengecek kondisi korban ternyata yang bersangkutan telah meninggal dunia,” paparnya. 

Baca Juga : 13 Sembuh dari Covid-19 di Kota Malang, tapi Ada 17 Tambahan Kasus Positif

Jasad korban kemudian dievakuasi petugas. Hingga berita ini diturunkan belum diketahui penyebab pasti meninggalnya korban. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit.