Lingkungan Ponpes Al Fatah Temboro Terapkan PSBB?

Reporter

Yuca Dewi

26 - Apr - 2020, 11:04

(Foto:Urbanasia.com)

Pemerintah Kabupaten Magetan mengumumkan penambahan 16 kasus positif virus corona baru atau Covid-19 pada Sabtu (25/4/2020).

“Sebelumnya hasil tes cepat (rapid test) yang dilakukan beberapa hari lalu dari 305 santri, diketahui ada 31 santri yang reaktif, kemudian langsung dilakukan tes swab. Dan hasil dari 31 santri yang tes swab tersebut, 16 orang di antaranya dinyatakan positif Covid-19,” ujar Suprawoto dilansir Antara, Sabtu (25/4/2020).

Dengan tambahan 16 kasus baru tersebut, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Magetan menjadi 30 orang.

Dari 30 orang tersebut, delapan orang dinyatakan sembuh, seorang meninggal dunia, satu dirawat di RSUD dr Soedono Madiun, tiga dirawat di RSUD dr Sayidiman Magetan, satu pulang kampung ke Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat, dan 16 kasus tambahan baru dirawat di Ponpes Temboro. (ant/ang/iss). 

Dengan meningkatkannya angka tersebut, pemerintah Magetan akan mengkaji penerapan PSBB yang akan dikonsultasikan dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terkait penerapan PSBB Apakah bisa dilaksanakan di tingkat desa, Kecamatan atau harus ditingkat kabupaten, demikian pernyataan yang disampaikan Bupati suprawoto saat menjawab pertanyaan dari media terkait kemungkinan penerapan PSBB pasca bertambahnya warga yang terjangkit Covid-19 diwilayah Magetan

Pemerintah Magetan sendiri sudah mengambil kebijakan dengan menetapkan wilayah tertib physical distancing didesa temboro yang terindikasi ada warga yang positif terinfeksi Covid-19, berkaca sebelumnya kebijakan tersebut nampaknya sangat efektif dalam memutus mata rantai Covid-19 dikabupaten magetan

Untuk membuat keputusan PSBB sendiri secara resmi izin diberikan oleh Kementerian Kesehatan atas usulan dari kabupaten atau kota dan rekomendasi Gubernur selanjutnya Kementerian Kesehatan akan melakukan kajian dan evaluasi terkait penyebaran Covid-19 di satu wilayah.

Sejauh ini beberapa kabupaten atau kota di Jawa Timur telah disetujui oleh menteri kesehatan untuk melaksanakan penerapan PSBB diantaranya Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. 

Namun keberhasilan dari solusi sangat tergantung kedisiplinan warga untuk menerapkan pola hidup bersih dan physical distancing dalam kehidupan sehari-hari.