Di Tengah Himpitan Ekonomi, Desa Olehsari Bagikan BNPT dan PKH
Reporter
Nurhadi Joyo
Editor
Dede Nana
22 - Apr - 2020, 01:34
Pemerintah Desa (pemdes) Olehsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, akhirnya membagikan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2020 bagi masyarakat penerima manfaat.
Pembagian itu membuat masyarakat bisa bernafas lega di tengah himpitan ekonomi. Dimana, Pandemi Covid-19 telah melumpuhkan sendi-sendi ekonomi masyarakat saat ini.
Menurut Oki Satria, Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Sejahtera Desa Olehsari, BPNT langsung disalurkan kepada masyarakat dengan nilai bantuan sebesar Rp200 ribu setiap bulan.
Adapun bentuk bantuan yang diberikan berupa beras 15 kilogram, telur ayam 10 butir, kacang tanah setengah kilogram dan daging ayam setengah kilogram.
“Adapun program bantuan PKH ada uang tunainya yang diberikan setiap bulan juga. Bantuan PKH langsung ditransfer dari pemerintah pusat langsung ke nomor rekening Bank penerima. Jadi tiap masyarakat penerima PKH mempunyai rekening sendiri,” ujar Oki.
Oki melanjutkan, dari 174 masyarakat penerima bantuan BPNT dan PKH di Desa Olehsari pada tahap ini yang bisa direalisasikan masih 162. Sisanya ada 12 penerima yang belum cair.
Bagi penerima yang belum mendapatkan bantuan itu, nantinya akan diberikan dobel di bulan depan.”Sistem dari pusat seperti itu jadi kami tidak bisa berbuat apa-apa karena yang berbicara ini sistem,” ujarnya.
Dalam pembagian itu, social distancing dan phsysical distancing tetap diterapkan. Sehingga teknisnya, petugas dari desa mengirimkan bantuan langsung kepada warga yang menerima program bantuan sesuai data yang ada.
Walau masih ada beberapa keluhan dari penerima manfaat, misalnya yang belum bisa dicairkan saat ini hingga terkait mutu dan kualitas beras yang merupakan kesepakatan dan kerja sama antara Dinas Sosial Pemberdayaan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Banyuwangi dengan Sub Divre Bulog Banyuwangi.
Tapi, secara umum pembagian bantuan dari pemerintah pusat ini berjalan lancar. Warga penerima manfaat juga akhirnya bisa memaklumi setelah petugas desa memberikan berbagai penjelasan.
Sementara Kepala Desa (Kades) Olehsari, Joko Mukhlis usai rapat Satgas Penangan Covid-19 mengungkapkan, dengan adanya pembagian BNPT dan PKH bagi warganya diharapkan mampu meringankan beban sosial ekonomi masyarakat yang terdampak dengan adanya musibah penyebaran Covid-19.
Dirinya juga tetap mengimbau agar warganya tetap tenang serta mengikuti berbagai anjuran pemerintah.
"Warga saya imbau tetap tenang, melaksanakan anjuran pemerintah dan meningkatkan iman dan takwa serta berdoa kepada Tuhan agar wabah Covid-19 segera tuntas dan kehidupan berjalan normal kembali," tandasnya.
