Menghilang Sejak Idul Adha, Warga Donomulyo Ditemukan Membusuk Gantung Diri

Reporter

Ashaq Lupito

Editor

A Yahya

17 - Aug - 2019, 03:41

Petugas saat mengevakuasi jenazah korban gantung diri (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)

Masyarakat setempat yang tinggal di wilayah Dusun Krajan, Desa Kedungsalam, Kecamatan  Donomulyo dibuat gempar, Jumat (16/8/2019) pagi. Warga dibuat heboh lantaran kasus penemuan mayat dengan kondisi sudah membusuk di salah satu ladang milik warga setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES.com, identitas mayat yang menggemparkan warga ini diketahui bernama Senidi warga Dusun Krajan, Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo. ”Penyebab kematian korban yang mayatnya ditemukan dalam kondisi sudah membusuk ini, diperkirakan karena bunuh diri,” kata Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah.

Adalah kakak ipar korban yang diketahui bernama Sutami yang kali pertama menemukan jenazah saudaranya di ladang ketela tersebut.

Diperoleh keterangan, sesaat sebelum menemukan jenazah saudaranya. Saksi sempat pergi ke ladang untuk mencari sayur daun melinjo. Setibanya di lokasi kejadian, wanita 60 tahun itu menemukan mayat dengan posisi menggantung di pohon ketela.

Sutami yang merasa ketakutan, akhirnya memilih untuk menceritakannya ke warga setempat sebelum akhirnya dilaporkan ke perangkat desa dan dilanjutkan ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan, anggota Polsek Donomulyo beserta tim medis dari puskesmas setempat diterjunkan ke lokasi kejadian. ”Berdasarkan keterangan petugas medis, penyebab kematian korban diduga karena bunuh diri, yakni dengan cara menjerat lehernya dengan menggunakan seutas tali,” terang anggota polisi yang akrab disapa Ainun ini.

Dugaan korban yang meninggal karena gantung diri ini, dikuatkan dengan barang bukti yang ditemukan polisi saat melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara). Barang bukti tersebut adalah seutas tali tampar yang terikat di pohon ketela dengan posisi menjerat leher korban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun polisi, korban sudah dinyatakan hilang sejak Minggu (11/8/2019) pagi. Bahkan kabar hilangnya pria 65 tahun itu, sempat membuat keluarganya khawatir dan mencari keberadaan korban. ”Korban dinyatakan hilang sejak hari Minggu lalu. Usai salat idul adha, pihak keluarga sempat mencari keberadaan korban namun tidak ditemukan,” ungkap perwira polisi dengan tiga balok di bahu ini.

Lima hari berselang, lanjut Ainun, keberadaan korban akhirnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Yakni meninggal dunia dengan kondisi leher terjerat seutas tali. Polisi menduga jika sejak dinyatakan hilang, korban sudah memutuskan untuk gantung diri. Hal ini dikuatkan dengan kondisi mayat yang sudah mulai membusuk.

”Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi, dan bersedia membuat surat pernyataan serta menganggap kematian korban murni karena musibah. Kabar terbaru, jenazah sudah dikebumikan sore hari tadi (Jumat 16/8/2019),” tutup mantan Kasat Binmas Polres Malang ini.