Tragis, Kakek 76 Tahun Tewas saat Menyeberang Jalan
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
A Yahya
10 - Mar - 2019, 03:16
Meski sudah berhati-hati dan selalu waspada saat berkendara, bukan berarti kita bisa terhindar dari kecelakaan. Seperti yang dialami Saiful Huda warga Desa Putat Lor Kecamatan Gondanglegi, Jumat (8/3/2019).
Dari pendalaman MalangTIMES, kejadian tersebut bermula saat Saiful yang sedang mengendarai sepeda motor Suzuki Smash Nopol N-2169-AA melintas di kawasan Jalan Raya Desa Pancir Kecamatan Gondanglegi (Arah Bululawang - Gondanglegi). Setibanya dilokasi, tepatnya di kilometer 11-12, Saiful yang saat itu melintas dari arah utara dengan kecepatan sedang. Tiba-tiba dikejutkan dengan seorang kakek yang ketika itu sedang menyeberang jalan.
Belakangan diketahui, identitas kakek yang menyeberang jalan tersebut bernama Marweh, warga Dusun Putat Kidul Desa Putat Lor Kecamatan Gondanglegi. “Dikarenakan jarak yang sudah dekat, mengakibatkan pengendara motor tersebut tidak bisa menguasai rem dan laju kemudi sehingga menabrak seorang pejalan kaki,” kata Kanitlaka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto.
Marweh yang saat itu tertabrak dari sisi kanan, seketika tersungkur ke aspal jalan. Sedangkan sang pengendara sepeda terjatuh dari kendaraannya. Warga setempat yang mengetahui insiden ini, bergegas menyelamatkan keduanya. Sedangkan sebagian di antaranya melaporkan ke pihak kepolisian.
Akibat kecelakaan tersebut, Saiful mengalami luka lecet pada bahu sebelah kanan. Sedangkan kakek penyeberang jalan, mengalami luka parah di bagian kepala. Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, petugas kepolisian mendatangkan ambulan guna mengevakuasi keduanya ke rumah sakit.
Kabar terkini memyebutkan, pengendara motor (Saiful) sudah diperkenankan pulang. Pria 26 tahun itu memilih pengobatan alternatif sangkal putung. Sedangkan kakek penyeberang jalan yang berusia 76 tahun tersebut, dikabarkan telah meninggal dunia saat mendapatkan perawatan intensif di RSI Gondanglegi. “Saat ini jenazah sudah dievakuasi ke RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) Malang, guna kepentingan penyidikan,” sambung Agus, Sabtu (9/3/2019).
Agus menambahkan, usai menjalani serangkaian visum, jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan. Hingga saat ini pihaknya masih mendalami kasus kecelakaan yang menyebabkan seorang meninggal dunia. Selain melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), pihaknya juga menggali keterangan dari beberapa saksi mata. “Sepeda motor yang terlibat kecelakaan sudah kami amankan sebagai barang bukti, kasus ini masih dalam proses penyidikan,” pungkasnya.
